Sejatinya dalam waktu dekat ini, Arema Cronus akan bertandang ke Kalimantan Timur untuk menghadapi Mitra Kukar dan Pusamania Borneo FC.
Bahkan, skuad Singo Edan sudah berencana berangkat ke tanah Borneo pada Jumat (10/4/2015) hari ini. Tim besutan Suharno - Joko Susilo sedianya akan bertanding melawan Mitra Kukar pada Minggu (12/04/2015)
dan Pusamani Borneo FC pada Rabu (15/04/2015) mendatang.
Namun pertandingan tersebut terpaksa dibatalkan sesuai dengan keputusan PT Liga Indonesia.
Bahkan pembatalan jadwal tersebut berlaku untuk seluruh peserta Liga yang dijadwalkan bertanding pada 12 hingga 25 April mendatang.
"Saya sangat setuju kompetisi untuk sementara waktu ditunda," ungkap CEO Arema Cronus, Iwan Budianto.
Penundaan ini memberikan keuntungan bagi Arema Cronus, pasalnya, jika kompetisi tetap dilanjutkan, tim berjuluk Singo Edan ini akan selalu dalam intimidasi dari Menpora dan BOPI.
"Saya pikir bermain bola tidak boleh dalam situasi intimidasi atau tertekan dengan ancaman BOPI seperti saat ini," kata pria yang akrab disapa IB ini.
Ia berharap, negara mencabut ancaman dari Menpora dan BOPI terutama ancaman yang dialamatkan kepada Arema Cronus.
"Jadi sambil menunggu negara yang amat sangat kita cintai ini mencabut ancaman yang mengganggu konsentrasi pelaku sepakbola di QNB League," pungkasnya.
Seperti diberitakan, keputusan PT LI itu diambil atas kesepakatan PT LI dengan 18 klub peserta dalam pertemuan di Hotel Park Lane, Jakarta, Rabu (08/04/2015) lalu.
"Semua pertandingan tanggal 12-25 April 2015 dibatalkan," kata Darwis Satmoko, Bidang Kompetisi PT LI.
Lebih lanjut, Darwis menyebut bahwa kelanjutan kompetisi dari pertandingan-pertandingan yang dibatalkan tersebut masih menunggu kejelasan dan kebijakan dari pengurus baru PSSI. Artinya, kejelasan tersebut baru bisa diperoleh setelah Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 18 April.
"Jadwal baru nanti akan dirilis usai Kongres," lanjut Darwis.
Hingga saat ini, sebagian besar tim peserta QNB League sudah memainkan dua laga karena kick off kompetisi baru digulirkan pada 4 April lalu.