La Liga

(Analisis) 3 Laga Kunci Barcelona Menuju Gelar La Liga

Sabtu, 11 April 2015 04:50 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Akhir pekan ini Barcelona akan bertandang ke markas Sevilla, Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Laga ini akan menjadi ujian berat Barcelona di 8 laga tersisa mengingat tim asuhan Unay Emery merupakan penghuni peringkat ke-5 klasemen sementara La Liga.

Tak hanya itu, bermain di hadapan pendukung Sevilla akan menjadi ujian lain Lionel Messi dan kawan-kawan. Sementara Real Madrid yang menduduki peringkat ke-2 klasemen terus membuntuti Blaugrana dan memberi tekanan. Sedikit saja Barcelona terpeleset, Los Blancos siap merebut puncak klasemen.

Perburuan gelar La Liga sejauh ini masih sangat sengit dan ketat tak seperti liga-liga domestik Eropa lainnya seperti Bundesliga dan Serie A yang hampir dipastikan selesai karena sang pemuncak klasemen sudah meninggalkan jauh para kompetitornya yakni Bayern Muenchen dan Juventus.

La Liga sendiri masih menyisakan 8 laga untuk menutup musim 2014/15. Barcelona sementara berada di puncak klasemen dengan catatan 74 poin sedangkan Madrid duduk di posisi ke-2 dengan raihan 70 poin. Jarak poin tersebut masih sangat memungkinkan untuk terjadinya perubahan posisi seketika hingga musim selesai.

Jika menilik peluang Barcelona, yang kini berada di atas angin, nasib tim asuhan Luis Enrique untuk menjuarai La Liga justru akan ditentukan oleh mereka sendiri. Jika Barcelona ingin gelar La Liga hadir di Camp Nou, maka mereka harus menyapu bersih seluruh laga sisa.

Berbeda dengan Madrid yang berharap suatu waktu Barcelona akan tergelincir dan mereka akan menyalip untuk merebut tahta klasemen.

Barcelona:

Sevilla (A), Valencia (H), Espanyol (A), Getafe (H), Cordoba (A), Real Sociedad (H), Atletico Madrid (A), Deportivo (H).

Real Madrid:

Eibar (H), Malaga (H), Celta Vigo (A), Almeria (H), Sevilla (A), Valencia (H), Espanyol (A), Getafe (H).

Menilik 8 laga sisa di atas, Barcelona tampak akan menjalani laga yang lebih berat dibandingkan dengan Madrid.

Mari melihat 3 lawan yang akan menjadi laga kunci bagi Barcelona untuk meraih gelar La Liga musim ini.

Sevilla memiliki catatan kandang yang spektakuler di Ramon Sánchez Pizjuan. Sevilla terhindar dari kekalahan hampir selama lebih dari 1 tahun di ajang La Liga. Kekalahan kandang terakhir mereka justru didapatkan tak lain adalah dari Barcelona, ​​pada 9 Februari 2014.

Namun, tim asuhan Emery diyakini tak akan membuat laga ini mudah bagi Barcelona.

Setelah perjalanan ke Sevilla, Barcelona kembali akan menghadapi lawan berat di Camp Nou yakni menghadapi Valencia, yang pernah menang di Camp Nou musim lalu. Musim ini, Valencia memiliki tim yang lebih kuat dan solid dibandingkan dengan musim sebelumnya. Terbukti, Barcelona hanya sanggup menang 0-1 pada pertemuan pertama di Stadion Mestalla lewat gol telat Sergio Busquets.

3 laga kunci akan diakhiri dengan perjalanan ke markas Espanyol untuk menjalani Derbi Catalan. Laga derbi ini tidak selalu mudah bagi Barcelona mengingat laga yang berlangsung selalu sengit dan ketat.

Seperti Barcelona, ​​Real Madrid juga harus menghadapi Sevilla dan Valencia selama berturut-turut. Namun, tugas Ancelotti justru tampak lebih ringan karena tak ada lagi lawan yang akan menyulitkan mereka selain 2 tim tersebut.

Jika Barcelona ingin mengangkat trofi La Liga musim ini, Messi dkk setidaknya harus melewati 3 laga krusial dari 8 laga sisa tersebut dengan torehan kemenangan. Artinya, bukan berarti 5 laga Barcelona lainnya dianggap enteng, tapi lebih kepada perhitungan mental dan matematis.

3 laga kunci yang dimaksud adalah tandang ke Sevilla, menjamu Valencia di Camp Nou dan tandang lagi ke markas Espanyol. Kebetulan, ke-3 laga ini akan dimainkan Blaugrana secara berurutan dan faktor laga berurutan itu sangat berpengaruh.

Andai Barcelona bisa mendapat poin sempurna (9 poin) dari ke-3 laga krusial tersebut, maka bisa dipastikan tim asuhan Enrique sudah sangat dekat dengan trofi La Liga. Perhitungannya adalah soal mental dan lawan-lawan Barcelona di 5 laga sisa.

Beruntungnya 3 laga kunci itu berada di depan 8 laga sisa dan berurutan. Jika Barcelona menyapu bersih ke-3 laga kunci itu, maka mental para pemain El barca sudah lebih dulu aman dan akan tetap stabil untuk menjalani 5 laga sisa selanjutnya yakni melawan Getafe, Cordoba, Real Sociedad, Atletico Madrid dan Deportivo La Coruna.

Bayangkan jika 3 laga kunci Barcelona itu berada di waktu yang berbeda dan tidak berurutan. Mental para pemain Barcelona akan naik turun dan tidak stabil, hal ini tentu saja akan menggangu performa tim.

Bagaimana dengan Atletico Madrid? Ya, tentu Atletico bakal menyulitkan meskipun Koke dkk tak bisa mempertahankan gelar La Liga, tapi masalahnya adalah andai pun Barcelona kalah di Vicente Calderon dan Madrid menang di kandang Espanyol dalam waktu bersamaan maka jarak akan terpangkas menjadi 1 poin. La Liga akan menjadi sangat panas.

Tak ada pilihan lain, Barcelona harus bertempur habis-habisan di laga pamungkas saat melawan Deportivo di kandang sementara Madrid akan menjamu Getafe di Bernabeu.

Inilah yang akan menjadi pertempuran sesungguhnya dan akan menentukan apakah trofi La Liga musim ini akan berlabuh di Camp Nou atau justru mendarat di Santiago Bernabeu. Menarik ditunggu!

7