Ketua Umum The Jakmania, Richard Ahmad Supriyanto, menyatakan keputusan PT LIga Indonesia menghentikan sementa QNB League bisa berimbas kepada pengeluaran klub. Selain itu klub juga terancam kehilangan sponsor sehingga bisa mengganggu manajemen.
"Akibatnya bisa saja sponsor akan mengevaluasi dan membatalkan kesepakatan karena merasa khawatir terhadap kejelasan kompetisi. Ini sangat menghambat pemasukan klub untuk operasional manajemen," kata Richard.
Selain mengancam klub, penundaan pertandingan QNB League juga merugikan suporter. Menurutnya, suporter yang telah mengeluarkan biaya akomodasi dan transportasi untuk menyaksikan tim kesayangannya mesti dibatalkan karena penundaan laga QNB League.
"Pastinya ada sebagian teman-teman yang sudah menyiapkan tiket baik pesawat maupun kereta api yang mengacu jadwal terpaksa dibatalkan jika jadwal berubah," tutur Richard.
Jakmania berharap kepada seluruh stakeholder sepakbola Tanah Air bisa menemukan solusi terbaik bagi semua pihak, jikalau belum siap jangan rilis jadwal dulu karena bisa menciptakan kekecewaan.