Ditinggal Persib ke Laos, Spaso Latihan Sendiri

Selasa, 14 April 2015 14:29 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor:
© Ginanjar/INDOSPORT
Ilija Spasojevic saat melakukan latihan seorang diri. Copyright: © Ginanjar/INDOSPORT
Ilija Spasojevic saat melakukan latihan seorang diri.

Sejatinya dia tidak seorang diri yang tak diboyong ke Laos. Dia bersama I Made Wirawan,Jajang Sukmara dan Rudiyana yang tinggal di Bandung. Namun saat melakoni latihan pagi tadi, Spaso hanya seorang diri lantaran ketiga rekannya tak dapat mengikuti latihan.

Seperti diutarakan oleh asisten pelatih, Herrie Setyawan mengatakan untuk I Made Wirawan memang sebelumnya tidak diperbolehkan dulu menjalani sesi latihan lantaran masih dalam tahap penyembuhan usai mengalami benturan saat menjalani laga lanjutan kompetisi Qatar National Bank (QNB) League 2015, 7 April lalu.

"Kalau Jajang, dia izin mau nganter mertuanya berobat. Kalau Rudiyana izin katanya diare sejak malam kemarin," ujar Herrie saat ditemui seusai memimpin sesi latihan.

Pada sesi latihan yang berjalan sekitar 1 jam 15 menit itu, asisten pelatih yang akrab disapa Jose ini memberikan pelatihan berupa peningkatan conditioning. Hal itu dilakukan agar pemainnya tetap bugar meski tidak dihadapkan dengan sebuah pertandingan.

"Intinya menjaga kondisi saja. Makannya dalam latihan kita tadi, saya memberikan menu seperti lari selama 15 menit, latihan passing dan ball feeling. Ada kecepatan, agibility, koordinasi juga ada. Dan terakhir finishing touch dengan sprint jarak dekat," tuturnya.

Latihan tersebut, lanjut Jose berlaku juga untuk dua penggawa seperti Jajang dan Rudiyana. "Saya sudah kasih PR (pekerjaan rumah). Mereka kan pemain profesional. Jadi pasti sudah tahu, kebutuhan tim seperti apa," katanya.

Sementara itu, Striker asing Persib, Ilija Spasojevic mengaku tidak mempermasalahkan meski hanya berlatih sendiri.

"Saya lebih suka latihan dengan rekan-rekan, tapi saya tidak masalah latihan sendiri, karena saya juga harus tetap jaga kondisi. Latihan ini pas untuk saya, karena ada lari, teknik, dan finishing," ungkap Spaso.

Rencananya, sore ini Spaso akan melanjutkan program latihan. Meski hanya dilakukan di tempat fitnes, dia berharap kondisinya meningkat.

"Kemarin, saya kerja pagi dan sore. Saya tinggal di Dago pojok ada tempat gym. Pagi gym, sore berenang. Sekarang latihan, paling sore gym. Saya cuma berharap agar kondisi saya tidak turun, karena bahaya juga bagi saya. Kalau turun, nanti susah adaptasi lagi," harapnya.

1