Kekalahan FC Hollywood ini cukup mengejutkan mengingat skuad Pep Guardiola menguasai jalannya laga. Muenchen mendominasi laga dengan penguasaan bola, 69 persen dan sisanya milik tuan rumah.
Para pemain Muenchen melepaskan tak kurang dari 555 umpan dengan tingkat akurasi 86 persen. Sementara Porto hanya melepaskan sekitar 213 umpan dan tingkat ketepatan 72 persen.
Sayang dominasi FC Hollywood tak sejalan dengan tekanan dan tembakan. Terbukti tim tamu hanya melepaskan lima tembakan dan tiga dari antaranya akurat.
FC Porto mengoleksi tembakan lebih banyak dari Muenchen. Dari total enam tembakan lima di antaranya akurat.
Dalam laga ini Porto cukup efektif menerapkan umpan-umpan jauh. Berbeda dengan Muenchen yang lebih banyak mengandalkan bola-bola pendek, Porto lebih memilih umpan-umpan jauh untuk menekan pertahanan Muenchen.
Secara keseluruhan Porto melepaskan 78 umpan jauh, berbanding 41 umpan jauh yang dilepaskan Muenchen.
Dalam laga ini Porto terlihat lebih siap menangkal serangan lawan. Akurasi blok, sapuan dan tekel tuan rumah lebih tinggi ketimbang Muenchen. Tingkat akurasi pertahanan Porto mencapai 79 persen, sementara Muenchen sekitar 67 persen.
Kekuatan dan disiplin lini belakang Porto membuat para pemain Muenchen cukup keteteran. Secara keseluruhan Muenchen lebih banyak melakukan pelanggaran yakni sekitar 22 kali, sementara tuan rumah lebih sedikit, 16 pelanggaran.
Perjuangan Muenchen di leg kedua menjadi berat. Meski bermain di kandang sendiri, namun bukan perkara mudah mencetak minimal dua gol tanpa kemasukan ke gawang Porto sebagai salah satu tim kejutan yang telah menjelma menjadi pembunuh raksasa.