Ketua Umum PSSI Dipilih Lewat Voting

Jumat, 17 April 2015 23:44 WIB
Kontributor: Fajar Kristanto | Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

Sembilan nama calon Ketua Umum PSSI adalah Achsanul Qosasi, Benhard Limbong, Subardi, La Nyalla Mahmud Mattalitti, Muhammaad Zein, Djohar Arifin Husin, Sarman, Syarif Bastaman, dan Joko Driyono. Sementara 17 nama menjadi calon untuk mengisi posisi Wakil Ketua Umum. Dalam KLB, nantinya akan dipilih dua nama untuk menjadi orang nomor dua di PSSI.

Adapun untuk posisi Komite Eksekutif (Exco) terdapat 44 calon. Sebanyak 12 nama akan dipilih menjadi anggota Exco, di mana satu di antaranya harus seorang wanita. Nama-nama di atas masuk ke bursa setelah melewati beberapa tahapan, di antaranya pencalonan, verifikasi, dan banding.

Para pemegang hak suara nantinya akan menjadi penentu. Tercatat ada 107 voter atau pemilih, di antaranya terdiri dari 34 asosiasi provinsi, 18 klub ISL, 16 klub Divisi Utama, 14 Divisi Satu, 22 klub Piala Nusantara, dan 3 asosiasi lainnya. Mereka akan memilih calon-calonnya dengan metode voting sesuai aturan di electoral code dan Statuta PSSI.

Ketua Komite Pemilihan PSSI, Dhimam Abror Djuraid, menjelaskan mekanisme pemilihan ketua akan dipilih melalui voting. Dia mengatakan mekanisme pemilihan ketua dan wakil ketua, tiap voter memilih satu nama dengan cara menuliskan nama calon.

"Agendanya tunggal, yakni memilih ketua, wakil ketua, dan exco. Dengan mekanisme melalui voting, dan para voter menulis nama. Ini sudah diatur dalam electoral code dan Statuta PSSI. Kemudian nantinya langsung dihitung siapa yang terbanyak," kata Abror, kepada wartawan di media centre KLB PSSI, Jumat (17/04/15).

Sedangkan untuk pemilihan Exco, setiap voter menuliskan 12 nama calon. Dari 44 nama calon Exco, satu diantaranya adalah wanita, yakni Vivien Sungkono.

"Dalam pemilihan Exco, para voter memilih 12 nama, nantinya kami tabulasi. Dan yang terbanyak, itu yang terpilih," jelas Abror.

Disinggung tentang beredarnya kabar mengenai pengunduran diri salah satu calon ketua umum, Abror mengakui banyaknya isu yang beredar, termasuk adanya kabar pengunduran diri calon. Namun, katanya, tak semuanya harus ditanggapi.

"Segala sesuatu bisa terjadi, dilihat saja besok (Sabtu) hasilnya KLB," sebut pria yang juga Ketua Harian KONI Jatim ini.

3