Suarez yang saat ini membela FC Barcelona punya kenangan tersendiri dengan kota Catalan ini. Cobaan cinta kedua pasangan yang tumbuh besar di Montevideo Uruguay diuji saat Sofia dan keluarganya harus hijrah meninggalkan kampung halamannya terbang ke Barcelona.
Setahun berpisah dengan sang kekasih, mantan penyerang Liverpool ini nekat menyusul kekasihnya pergi ke Barcelona.
Kejadian menarik terjadi saat ia akhirnya ditahan oleh pihak Bea Cukai karena ia pergi terbang sendiri ke Barcelona, sementara ia baru berusia 16 tahun.
"Saya berhasil mendapatkan tiket untuk Barcelona, tapi saya tidak punya uang untuk makan. Kakak saya meminjamkan uang, sekitar 70 dolar atau sekitar 45 Euro,” ujar Suarez.
“Itu adalah penerbangan panjang. Aku tersesat, dan Bea Cukai, mereka menahan saya karena saya masih berusia 16 tahun, dan saya tidak memiliki alamat, saya tidak punya apa-apa pun,” ungkap Suarez.

Saat diintograsi oleh pihak keamanan, Suarez tiba-tiba mengalami pendarahan di hidung. Tak ayal, kaos putih yang ia kenakan penuh noda darah.
Petugas pun menahan Suarez dengan alasan tak punya punya alamat yang ia akan tuju meski sudah menjelaskan bahwa kedatangannya untuk mengunjungi pacarnya.
Namun Suarez beruntung, karena di tasnya ditemukan sebuah catatan dari bibi Sofia yang menunjukkan alamat dan nomor telepon. “Saya sangat beruntung!,” ucap ia.
Setelah hampir tiga jam Suarez ditahan pihak Bea Cukai, Suarez lantas menelpon pacarnya untuk segera menjemputnya.
“Saya akhirnya keluar, setelah ditahan 3 jam. Ketika bebas, saya langsung makan dengan kaos putih yang berlumuran darah,” tutupnya.