Kazuyoshi Miura, yang punya julukan King Kazu, merupakan pesepakbola gaek berusia 48 tahun yang belum mau gantung sepatu dan masih saja produktif menjebol jala gawang lawan.
Selama karier panjangnya, Miura, tidak hanya merumput di tanah airnya saja, karena ia tercatat pernah melanglang buana hingga ke Brasil guna memperkuat raksasa Samba, Santos, pada 1986 silam, juga ke negeri pizza, Italia, untuk memperkuat Genoa di musim 1994/95.
Di level timnas, King Kazu sudah memutuskan mundur pada 2000 lalu setelah tampil di 89 laga dan menyumbang 55 gol, sejak pertama kali membela negaranya pada 1990.
Gol "Opa" Miura yang sudah beruban dan kini memperkuat Yokohama FC itu, cukup berarti karena laga kontra V-Varen Nagasaki di kompetisi J2-League tersebut berakhir imbang 2-2, artinya klubnya bisa saja kalah 1-2 jika "King Kazu" tidak membobol jala gawang lawan di laga itu.
Gol teranyar Miura tersebut merupakan gol kedua yang dicetaknya pada April ini, dimana sebelumnya ia sukses mencetak gol pada saat Yokohama FC berhadapan melawan Jubilo Iwata di Stadion NHK Spring Mitsuzawa pada (05/04/15) lalu. King Kazu memaksimalkan umpan silang Junki Koike dengan melancarkan tandukkan terarah.
Di laga kontra Jubilo Iwata itu Miura mencetak gol di usia 48 tahun, satu bulan, 10 hari, dengan demikian ia berhasil memperbaharui rekornya itu sendiri karena gol terbarunya ke gawang V-Varen Nagasaki dicetak di usia 48 tahun, satu bulan dan 25 hari, alias berselang 15 hari lamanya.
Sebelumnya, Kazu pertama kali sukses membukukan rekor pencetak gol tertua di Liga Jepang pada November 2013.
Namun sayang di akhir laga Yokohama FC harus takluk 2-4 atas sang lawan, Jubilo Iwata.
Yokohama FC dan Jubilo Iwata sebenarnya adalah dua klub yang cukup diperhitungkan di Jepang, namun mereka harus rela terkena relegasi beberapa waktu lalu menyusul ketatnya persaingan di kompetisi Divisi Utama, J-League.
Jubilo Iwata saat ini memuncaki klasemen sementara dan membuka lebar peluang mereka untuk kembali promosi ke Divisi Utama musim depan, namun Yokohama FC sayangnya masih harus tercecer di peringkat 12.
Di Divisi 2 J-League juga ada klub Consadole Sapporo yang diperkuat oleh striker tanah air, Irfan Bachdim, yang posisinya di klasemen sementara kini berada dua tingkat lebih tinggi daripada Yokohama FC.