Sekretaris Persegres Gresik United, Hendri Febry menegaskan bahwa pihaknya tak mendapat izin dari kepolisian jelang laga perdana QNB League.
"Kami baru saja mendapatkan informasi dari Polda Jatim, mereka tidak memberikan izin laga Persegres melawan PSM pada Minggu besok. Ini berarti semua laga Liga Indonesia yang digelar di Jatim juga dilarang," kata Hendri, seperti dikutip dari Antara.
Hendri mengatakan Polda Jatim juga mengkonfirmasikan beberapa klub yang akan menggelar pertandingan pada Sabtu (25/04/15) dan informasi itu merupakan perintah langsung Mabes Polri melalui TR (telegram rahasia).
"Info yang saya dapat, kabar dari Polda Jatim terkait larangan pertandingan itu merupakan TR dari Mabes Polri, dan info yang sama juga didapat beberapa klub," ucapnya.
Hal senada diutarakan oleh Humas Persela Lamongan Arief Bachtiar. Menurutnya, Polda Jatim sudah mengeluarkan larangan pertandingan melawan Semen Padang yang akan digelar di Stadion Surajaya dibatalkan.
"Sama mas, kita juga mendapat konfirmasi dari Polda Jatim terkait larangan pertandingan Persela melawan Semen Padang pada Sabtu besok di Stadion Surajaya," ucapnya.
Sebelumnya pada 20 April 2015, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengeluarkan surat permohonan Nomor 01386/MENPORA/IV/2015 yang meminta Polri tidak mengeluarkan izin keramaian pada penyelenggara pertandingan Liga Indonesia.
Namun beberapa klub belum mendapat tembusan surat tersebut sehingga tetap menyiapkan komponen pertandingan karena mengacu pada surat awal Menpora Nomor 01307 Tahun 2015 tentang Sanksi Administrasi dan Pembekuan PSSI.