Juventus sukses melaju ke semifinal untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir. Juve sukses menyingkirkan wakil Prancis, AS Moncao, dengan keunggulan agregat 1-0.
“Kami akan melakukan sesuatu yang hebat dan bersejarah bagi sepak bola Italia. Kami akan mencoba sebaik mungkin,” kata Nedved kepada Sport Mediaset.
Menariknya, lawan yang dihadapi Juve pada semifinal terakhir mereka adalah Madrid. Ketika itu Juve berhasil menyingkirkan Los Blancos dengan agregat 4-3.
“Mereka tim bertabur bintang dengan diperkuat Zinedine Zidane, Fernando Hierro, Roberto Carlos, dan Raul Gonzalez. Layaknya di pertemuan saat ini, kami bukan tim favorit saat itu, tapi kami kompetitif,” ujar Nedved. “Kami tahu mereka memiliki pemain superstar, tapi kami tidak takut.”
Juve sendiri memiliki rekor pertemuan yang cukup seimbang melawan Madrid. La Vecchia Signora sudah 16 kali menghadapi Madrid di kompetisi Eropa dengan meraih tujuh kemenangan, sekali imbang, dan delapan kalah.
Nedved berharap Juve bakal tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi Madrid nanti. Ia berharap pemain pilar Juve yang tengah menderita cedera, seperti Paul Pogba dan Kwadwo Asamoah, bakal pulih jelang melawan Los Blancos.
“Jalan menuju final masih panjang. Madrid adalah salah satu tim terkuat di dunia. Namun, kami akan mencoba sebaik mungkin,” ujar pria asal Republik Cek itu. “Kami memiliki kesempatan. Ini akan menjadi dua pertandingan yang fantastis.”
Juve akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu menjamu Madrid di Juventus Stadium pada 6 Mei mendatang. Berselang delapan hari, gantian Madrid menjamu Juve di Santiago Bernabeu.
712