AFF Women's Championship 2015

Minim Kompetisi, Timnas Wanita Indonesia Realistis

Rabu, 29 April 2015 15:47 WIB
Penulis: Ratno Prasetyo | Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT


Tim Nasional wanita Indonesia telah bertolak ke Vietnam untuk mengikuti Women's Championship Vietnam 2015. Perhelatan ini sendiri akan berlangsung pada 1 hingga 10 Mei di Ho Chi Minh City, Vietnam. 

Namun tak dapat dipungkiri minimnya kompetisi sepakbola wanita di tanah air membuat pelatih timnas wanita memandang keikutsertaan dalam piala AFF wanita 2015 di Vietnam tidak menargetkan hasil terlalu tinggi dan harus realistis. Kompetisi yang telah vakum selama empat tahun itu diharapkan memberi motivasi tersendiri bagi negara peserta khususnya pesepakbola wanita Indonesia.

"Kita mengikuti ini saja sudah mempunyai nilai tersendiri dan disamping itu juga motivasi untuk terutama adik-adik yang masih kecil-kecil bahwa ada tim nasional (wanita). Berarti mereka punya target untuk main jadi pemain nasional," ujar Rully Nere saat ditemui di pelepasan tim nasional wanita di bandara Soekarno Hatta. 

Selain mengakui kekuatan negara lain seperti Thailand dan Laos singkatnya waktu pelatihan juga dikatakannya sangat riskan. Akan tetapi ia berharap timnas wanita ini diberikan dukungan penuh agar bisa menampilkan performa terbaiknya.

"Kita harus realistis bahwa sepakbola wanita yang tidak punya kompetisi kita tidak mengharapkan apa-apa tapi kita harus memberikan support supaya mereka bisa menampilkan permainan yang terbaik," tambah ia.

Akibat minimnya kompetisi para pemain menurutnya banyak yang beralih ke futsal dan ini mengakibatkan gaya permainan dan organisasi mereka harus dirubah mulai dari dasar.

"Kalau ini mereka (pesepakbola wanita) usia-usia 20 mereka tidak bisa ikut SSB. Ikut perkumpulan saja tidak ada. Ini jadi masalah sekali sehingga kita panggil kemari kita harus melatih dari latihan dasar. Belum fisiknya, belum organisasinya, kemudian kita juga belum tahu kualitas dia. Akhirnya kita mencari kerangka tim ini juga jadi masalah," tutup ia.  

1