Kompetisi Terhenti, Target Sponsor Arema Meleset

Sabtu, 2 Mei 2015 19:39 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Semula manajemen Arema Cronus mematok target bisa mengantongi Rp8 miliar pada awal musim. Namun, nyatanya manajemen hanya mengeruk pendapatan sebesar Rp 500 juta saja. Praktis hanya lima persen yang terwujud dari total yang ditargetkan.

"Potensi pendapatan Arema dari pihak sponsor selama ini ditargetkan Rp8 miliar. Tapi target itu bisa jauh dari sasaran jika liga tidak berjalan," ungkap Direktur Bisnis dan Marketing Arema Cronus Muhammmad Yusrinal Fitriandi.

Enam sponsor yang melekat di jersey yang dikenakan para penggawa Singo Edan, yakni Anker Sport, Ijen Suites, Indosat, PT Guna Bangun Perkasa, Extra Joss, dan NZR masih menunda pencairan dananya karena tertundanya kompetisi kasta teratas di Indonesia ini.

"Pembayaran sponsor baru ke tahap termin pertama. Karena kompetisi terhenti, maka pembayaran selanjutnya juga ikut tertunda. Padahal target kami harusnya sudah ada pencairan dana dari sponsor," ucap pria yang akrab disapa Inal.

Hal itulah yang membuat divisi bisnis dan marketing Arema Cronus kelabrakan untuk mencari dana talangan. "Pemasukan sponsor Arema menargetkan Rp 8 miliar, dari jumlah itu yang diterima masih sekitar sepuluh persennya, bisa dibayangkan," sambungnya.

Sebenarnya, sambung Inal pihaknya berusaha memaksimalkan pemasukan dari penjualan jersey, namun lagi-lagi terhentinya kompetisi QNB League menjadi batu sandungan divisi bisnis menggenjot penjualan jersey.

"Saat ini yang sedang kami kebut untuk pemasukan dari hasil penjualan jersey, namun tentu pihak apparel juga masih menunggu produk mereka dipakai tim saat bermain di lapangan, yang artinya harus menunggu kompetisi bergulir lagi," bebernya.

Sementara sponsor dari LED board yang biasanya berderet di tepi lapangan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, juga tidak bisa diharapkan. Penyebabnya lagi-lagi terhentinya kompetisi QNB League.

"Pendapatan dari pihak sponsor terancam terganggu karena tidak bergulirnya kompetisi," pungkasnya.