Manajemen Arema Cronus menjadi kelabakan dengan kondisi ini. Bagaimana tidak, ikatan kotrak dengan para penggawa Singo Edan terancam dibatalkan akibat dinyatakan force majeure.
"Kontrak pemain juga harus kita baca baik-baik. Kalau tidak salah ada klausul force majeure yang membatalkan kontrak pemain," kata CEO Arema Cronus, Iwan Budianto.
Namun, manajemen juga dipastikan bakal dibuat pusing dengan nasib para penggawa Arema bila kontrak dibatalkan. Mereka masih memikirkan masa depan pemain. "Tapi bagaimana nasib pemain?" sambung pria yang akrab disapa IB ini.
Tak hanya itu, sejumlah kontrak dengan sponsorship yang terjalin dengan Manajemen Arema Cronus pun terancam putus.
Meski demikian, manajemen Arema Cronus masih harus melihat lebih dahulu klausul kontrak dengan para sponsor."Kemudian bagaimana juga bunyi kontrak klub dengan sponsor,"pungkasnya.