Keputusan PSSI yang menghentikan gelaran kompetisi menghadirkan dampak negatif terhadap klub-klub peserta. Induk sepakbola tanah air itu memutuskan menghentikan kompetisi dengan alasan force majeure. Nah, selepas kompetisi dihentikan, skuat Bajul Ijo praktis tak memiliki aktivitas dan hanya sekadar berlatih. Mereka dijadwalkan berlatih di Lapangan Brigif-1 Marinir, sore ini.
Namun, sesi latihan tersebut tidak akan diikuti pemain termahal Persebaya, Eric Djemba-Djemba. Mantan pemain Manchester United tersebut telah dipulangkan Persebaya, begitu ada keputusan kompetisi dihentikan. Djemba-Djemba telah kembali ke Prancis.
"Iya benar dia sudah tidak di Persebaya lagi," ungkap Sekretaris Tim Persebaya Rahmad Sumanjaya, ketika dikonfirmasi INDOSPORT, Rabu (6/5/15).
"Secara teknis, kalau force majeure, dia putus kontrak. Hal ini sesuai yang tercantum dalam klausul kontraknya. Berakhirnya masa kerja Djemba-Djemba juga sudah diketahui oleh jajaran manajemen dan tim pelatih," tambahnya.
Dengan diputuskannya kontrak Djemba-Djemba, hal ini seolah menjadi isyarat kuat jika skuad Persebaya akan dibubarkan pasca penghentian liga. Namun, Rahmad menampik hal tersebut.
"Wacana bubar tidak ada. Yang ada itu peluang Djemba-Djemba kembali bergabung, tapi yang penting peluang kompetisinya (bergulir) itu, lho," katanya.
Putusnya kontrak Djemba-Djemba turut dibenarkan owner Persebaya Gede Widiade. Namun, menurutnya mantan pemain Aston Villa itu tidak akan kembali lagi ke Indonesia.
"Djemba-Djemba sudah kembali ke Prancis, ia tidak kembali lagi ke Indonesia karena belum ada kejelasan kompetisi. Haknya sudah diterima sepenuhnya dan bahkan lebih-lebih," bebernya.
Lebih lanjut, Gede menambahkan bahwa manajemen klub bakal menggelar pertemuan dengan pemain guna mekanisme pembayaran gaji pemain akan dilunasi.
"Kami tidak akan lepas tanggung jawab. Mengenai kelanjutannya, masih harus menunggu setelah pertemuan dengan pemain," tutup pengusaha properti asal Wonokromo ini.