Mereka yang nanti kelak akan mengemban tugas untuk memperbaiki kondisi buruk sepakbola nasional. Tugas berat sudah berada di hadapan mereka mulai dari ancaman sangsi dari FIFA soal kemelut di sepakbola nasional sampai pada keinginan untuk berjalannya kompetisi sepakbola nasional hingga bagaimana memberantas mafia sepakbola.
Dengan latar belakang berbeda-beda ini, apakah ke 17 anggota tim transisi ini akan bisa mengemban tugas berat ini.
Berikut INDOSPORT rangkum profil singkat ke 17 anggota tim transisi tersebut *:
Cheppy T Wartono
Pria kelahiran Jakarta 17 Maret 1967 ini ialah politisi dari PDI P. Ia kini berada di komisi X DPR RI. Lulusan European University – Antwerpen, Belgia pada 1989 tersebut pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Peduli Anak Bangsa. Selain itu ia tercatat sebagai Komisaris PT Wiman Arteri Abadi.
Tommy Kurniawan
Nama Tommy Kurniawan lebih dikenal masyarakat sebagai artis sinetron dan bintang film. Ia tercatat pernah melakoni peran di film Eiffel I'm In Love serta film kontroversial, Buruan Cium Gue. Ia juga pernah tersandung masalah dengan kepolisian karena pelaporan istri Fadel Muhammad, Hana Hasanah. Tommy di laporkan atas penculikan anaknya, Fatimah Tania Nadira.
Iwan Lukminto
Iwan merupakan Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isma. Sritex mengalami perkembangan yang pesat. Jebolan Sulfolk University, Amerika Serikat ini adalah putera pertama dari Lukminto, pendiri Sritex. Sritex dikenal sebagai produsen seragam tentara, di samping menghasilkan produk fashion lainnya.
Francis Wanandi
Francis adalah keponakan dari pengusaha Sofyan Wanadi. Ia tercatat memiliki 14 perusahaan di bidang kesehatan, kebugaran, dan ritel farmasi. Sahabat dari binaragawan, Ade Rai ini merupakan lulusan bidang Marketing dari Bentley College MA Boston.
Saut H Sirait
Saut pernah menjabat anggota komisi etika PSSI periode 2011-2015 hasil dari kongres luar biasa di Solo, Jawa Tengah. Saut juga pernah menduduki jabatan di KPU. Pria bernama lengkap Saut Hamonangan Sirait ini menyelesaikan pendidikan S2-nya di STT Jakarta pada 1999.
Andrew Darwis
Untuk agan-agan sekalian yang sering berseluncur di forum ternama, Kaskus, nama Andrew Darwis pasti sudah sangat familiar. Ia adalah pendiri forum Kaskus lewat situs web Kaskus.us. Kabarnya forum Kaskus sudah memiliki 3 juta member lebih. Pria lulusan Master of Computer Science, Seattle University ini lewat akun Twitternya @adarwis mengaku siap menyumbangkan pikiran saat terpilih sebagai anggota tim transisi.
Farid Husain
Nama Farid Husain lebih dikenal di dunia diplomasi. Besan dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla ini merupakan juru runding antara pemerintah Indonesia dengan pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Pria kelahiran Soppeng, Sulawesi Selatan ini juga pernah menjadi juru runding dengan pihak Organisasi Papua Merdeka (OPM). Fuad juga pernah tercatat sebagai dokter tim PSM Makasar, ia juga dikenal memiliki keahlian bidang ortopedi.
Zuhairi Misrawi
Zuhairi Misrawi lewat akun Twitter miliknya @zuhairimisrawi mengaku bahwa ia seorang fans Manchester United. Ia juga lebih dikenal sebagai pengamat masalah timur tengah. Pria lulusan Univestias Al Azhar, Kairo, Mesir ini merupakan anggota NU.
Diaz Hendropriyono
Diaz merupakan putra dari eks Kepala BIN HM Hendropriyono. Saat Presiden Jokowi masih menjadi capres, Diaz merupakan pendiri dari KawanJokowi. Diaz juga sempat mendirikan situs Gerak Cepat Jokowi-JK.
Ia juga sempat ditunjuk untuk menjabat sebagai komisaris PT Telkomsel.
Velix Vernando Wanggai
Pria bernama lengkap Velix Vernando Wanggai lahir di Papua 43 tahun silam. Ia sempat menduduki jabatan sebagai staf khusus Presiden di era SBY. Lulusan Universitas Gajah Mada ini juga sempat tercatat sebagai Ketua Badan Penasehat the Institute for Regional Institution and Network (The IRIAN Institute).
*dari berbagai sumber