Gianluigi Buffon mengatakan Juventus harus bermain cerdas tanpa bermain parkir bus jika ingin mempertahankan kemenangan dan lolos ke partai final Liga Champions yang akan berlangsung di Berlin, melawan Barcelona yang sukses menyingkirkan Bayern Muenchen dengan agregat 5-3.
“Kita bakal menyesal jika bermain nanti hanya untuk mempertahankan keunggulan. Madrid memiliki pemain berkualitas. Saya pikir kami akan mencoba dan bermain dengan kecerdasan tertentu, dengan memanfaatkan keuntungan sekecil mungkin,” ucap Buffon.
"Setiap dari kita memiliki keinginan untuk mengejar mimpi ini mencapai final. Satu-satunya cara untuk sampai ke final adalah untuk datang ke sini dan tetap bermain sepakbola yang ideal,” jelasnya.
Menurut Buffon, laga nanti tidak hanya laga penting 11 pemain Bianconeri di atas lapangan. Namun juga laga bersejarah bagi para staf, klub juga para fans.
"Pertarungan Real-Juve adalah laga yang kebanggaan bagi semua orang di Juventus. Pemain, staf pelatih, klub dan fans,” ucap ia.
Buffon berharap pada penyerang Carlos Tevez yang akan menjadi pemain kunci bagi juara Serie A, sementara kembalinya Paul Pogba dari cedera akan meningkatkan performa tim.
"Tevez memiliki kekuatan pendorong, dia mengerti apa yang tim inginkan. Sementara Pogba memberi kita pilihan lain. Jika ia tidak mampu bermain 90 menit (karena baru pulih), setidaknya bisa bermain selama 60 atau 70 menit nanti,” tegasnya.