Terkait mundurnya Walikota Bandung, Ridwan Kamil sebagai salah satu anggota Tim Transisi. Deputi V bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot Dewa Broto mengatakan mundurnya Ridwan Kamil dikarenakan kesibukan yang menyita waktunya.
"Gak apa-apa (mundurnya Ridwan Kamil), kemarin sudah kirim surat dan baru baca disposisinya karena kesibukan dan pertimbangan lain. Beliau mohon maaf mengenai pengunduran diri dari tim transisi. Tapi beliau tetap komit dengan masalah persepakbolaan nasional," jelas Gatot kepada INDOSPORT di gedung Kemenpora.
Lebih jauh dia juga menjelaskan, saat ini anggota tim transisi berjumlah 13 orang karena empat anggota lainnya mengundurkan diri. Mengomentari hal itu, Gatot menjelaskan bahwa komposisi tim transisi akan dikembalikan menjadi 17 orang, namun belum pasti kapan empat anggota baru tersebut akan menyusul.
"Tim Transisi akan mengembalikan menjadi 17 lagi, tapi kan juga tidak bisa langsung diputuskan segera. Kita kan juga lihat kredibilitas, sama dengan ini (mundurnya Ridwan Kamil) yang menggantikan itu juga belum tentu harua wali kota juga. At least saratnya tiga itu, kredibel, tidak terkait konflik masa lalu dan komit. Sampai saat ini kami tetap solid," sambung mantan anggota tim sembilan ini.
Terkait putaran Indonesia Super League (ISL), Gatot menambahkan bahwa PT Liga telah memberikan surat kepada Kemenpora yang menyatakan bahwa mereka tidak bisa memenuhi harapan Kemenpora untuk menjalankan liga di bawah tim transisi.
"Mereka telah kirim surat sebagai tindak lanjut surat kami yang batas waktu sampai 9 Mei, bahwa mereka tidak bisa memenuhi harapan Kemenpora. Nanti biarkan tim transisi yang memutuskan," tandasnya.