Alvaro Morata untuk kedua kalinya membobol gawang bekas klubnya Real Madrid pada babak semifinal Liga Champions. Morata mencetak gol pertamanya ke gawang Iker Casillas saat Juventus mengalahkan Madrid 2-1 pada leg pertama di Turin.
Dan gol kedua Morata adalah yang paling menyakitkan para Madridista. Pasalnya gol penyerang 22 tahun itu tidak hanya membawa Bianconeri menahan imbang Los Blancos 1-1 di Santiago Bernabeu, namun sekaligus menyingkirkan Madrid dari kancah Liga Champions musim ini.
Melihat fakta tersebut, Morata pun angkat bicara. Pemain yang direkrut Juventus dengan harga 20 juta euro pada musim panas 2014 itu mengaku bahwa golnya menyakiti fans Madrid, namun dia menjelaskan bahwa itu semua dilakukan karena tuntutan profesionalisme.
"Ini situasi sulit bagi saya. Saya tidak merayakan gol, saya hanya melakukan pekerjaan saya, saya adalah pemain Juve dan tidak layak untuk itu (merayakan gol)," kata Morata kepada Sport Mediaset.
"Saya mendedikasikan gol untuk keluarga saya, pacar saya, dan fans saya, yang selalu bersama saya. Juga kepada agen saya, yang mengalami masa-masaa sulit pada musim panas lalu," sambung Morata.
Gol ke gawang Madrid di Bernabeu adalah gol keempat Morata di Liga Champions musim ini.