Mayoritas pemain Persebaya berusia muda. Mereka juga rata-rata baru kali ini mencicipi jenjang karir sebagai pemain profesional. Sayang, mimpi para pemain muda mengecap sepakbola profesional terancam berantakan.
Awalnya, para pemain Bajul Ijo tidak mengetahui perihal pembatalan turnamen tersebut. Hal itu karena Persebaya melakoni uji coba sebagai pemanasan ke turnamen pra musim itu. Otavio Dutra dkk meladeni tim sepakbola Porprov Surabaya di Lapangan Brigif-1 Marinir.
BACA JUGA:
Atep Kecewa Turnamen Pramusim Batal Dihelat
Rasa Kekecewaan Klub-klub Indonesia
Kemenpora Tidak Tahu Turnamen Pra Musim Batal
Saat uji coba berlangsung, pemain-pemain Persebaya pun menunjukkan semangat di lapangan hijau. Mereka bermain layaknya persiapan untuk mengikuti turnamen. Hasilnya, Persebaya pun mengalahkan tim Porprov Surabaya dengan skor telak, 8-0.
Namun, semua berubah begitu para pemain mengetahui kabar tersebut. Pemain muda Persebaya Fatchur Rochman menyayangkan jika turnamen ini tidak bisa digelar. Baginya, larangan semacam ini benar-benar merusak, bahkan mematikan motivasi pemain.
"Saya dan pemain lain hanya ingin main bola dan bekerja. Kalau sampai ada hambatan seperti ini, kami bisa-bisa frustrasi. Apalagi pemain muda yang baru menjalani debut bersama tim profesional seperti saya," keluh Fatchoy.
Sedangkan Fandi Eko Utomo mengaku tak habis pikir dengan fenomena yang terjadi di sepak bola Indonesia akhir-akhir ini.
BACA JUGA
Liga Indonesia | Liga Primer | Liga Champions | Bundesliga
La Liga | Serie A | Selebrita | Komunitas | Transfer Pemain