Meski ada beberapa pemain di rumahkan, tapi sebagian besar pemain tetap menjalani latihan seperti biasa. Latihan tanpa ada pertandingan pastilah mustahil.
Pastinya Manajemen Sriwijaya punya pikiran lain dalam membaca arah sepakbola Indonesia.
Terlebih lagi Piala Kemerdekaan yang diusung tim Transisi ini ingin mengandeng PT Liga sebagai operator.
Tak heran bila spekulasi berkembang Sriwijaya akan ikut turnamen Piala Kemerdekaan.
"Belum ada, tapi kalau tidak ada pertandingan maka Sriwijaya bubar, Sriwijaya tidak bubar, kita tetap latihan, tapi kita lihat perkembangan," kata Manajer Sriwijaya, Robert Heri, Jumat (22/05/5).
Manajemen Sriwijaya tidak mengambil keputusan akan turun di Piala Kemerdekaan. Pasalnya, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini masih menunggu perkembangan sepakbola termasuk tim lainnya.
Sementara itu Pelatih Benny Dollo mengatakan siap menjalankan instruksi Manajemen.
"Kami prajurit, kami jalankan perintah komandan," kata Bendol.
Artinya, pelatih dan Manajemen akan siap bila ternyata Manajemen memutuskan akan turun di Piala Kemerdekaan.
Tapi sampai sejauh ini belum ada instruksi sampai di sana. Pemain hanya diminta latihan saja dulu.