22 Pelatih Tanah Air Ikut Bantu Persib Bandung

Selasa, 26 Mei 2015 18:03 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Sebab, selama ini kata Emral segala perbaikan dan kekurangan yang terjadi di pertandingan sebelumnya telah diperbaiki secara keseluruhan. Bahkan pihaknya mengaku dalam memperbaiki kekurangan ini, Persib Bandung dibantu tim analis dari 22 pelatih tanah air yang baru saja selesai menjalani kepelatihan lisensi B AFC.

"Dari mulai pertandingan lawan Ayeyawady, kita dibantu dari tim analis lisensi B. Sudah disampaikan dimana kelemahan dan kelebihannya, terutama masalah konsentrasi setelah cetak gol. Kita sudah perbaiki semuanya dalam latihan. Yang jelas, konsentrasi kita lemah. Saya berharap di pertandingan nanti tidak terjadi lagi," harap Emral dalam jumpa pers yang telah digelar di Graha Persib, Sulanjana Bandung, Selasa (26/5/2015).

Selain memperbaiki kekurangan, pelatih khusus AFC Cup ini mengatakan para pemain lini bertahan Persib siap menjaga pertahanannya dengan baik. Meski di laga nanti stoper andalan Persib yakni Vladimir Vujovic tidak bisa memperkuat tim lantaran terkena akumulasi kartu kuning. Emral yakin duet Abdulrahman dan Achmad Jufriyanto bisa memerankan perannya dengan baik.

"Kita akan berdayakan pemain yang ada. Dan kita percayakan kepada pemain yang siap. Memang, lawan yang kita hadapi makin berat ketimbang lawan sebelumnya. Tapi besok mudah-mudahan anak-anak sudah tahu persis apa yang harus dilakukan. Apalagi lawan adalah semifinalis tahun kemarin, sekali lagi anak-anak harus kerja lebih keras," harapnya.

Emral sendiri mengaku sedikitnya telah mengantongi gaya permainan Kitchee. Selain kerap menampilkan ball possesion, tim wakil Hongkong tersebut dihuni lima pemain asing, satu diantaranya naturalisasi.

"Mereka juga punya pengalaman dan secara individu juga bagus. Tapi kita akan coba imbangi mereka. Agar kemenangan dapat diraih," katanya.

"Saya berharap besok anak-anak bermain terbuka, situasi, tidak bisa kita siapkan, lawan juga punya antisipasi, anak-anak harus bermain pintar, harus bisa merubah permainan saat buntu dan tertekan," pungkasnya.