Turnamen Piala Presiden, Piala Kemerdekaan dan Piala Panglima TNI akan diikuti klub-klub dari Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama. Koordinator Pokja (Kelompok Kerja) tim transisi, Cheppy Wartono menjelaskan bahwa sistem turnamen akan akan dimainkan dengan sistem zona.
"Kalau Piala Presiden misalnya ada 12 klub, akan kita bagi menjadi tiga kelompok, tapi tempatnya belum ditentukan. Sedangkan Divisi Utama (Piala Kemerdekaan) main di empat zona, Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar, final mungkin di Jakarta," kata Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) tim transisi, Cheppy Wartono.
"Yang ISL (Piala Presiden) kita lihat dulu jumlah peserta yang pasti," sambung Cheppy.
Sedangkan untuk perangkat pertandingan, akan disiapkan oleh operator penyelenggara. Tim transisi akan melakukan open biding bagi operator yang berniat menjalankan turnamen tersebut.
"Perangkat pertandingan disiapkan operator, minggu ini harus final, kita akan lakukan open bidding. Satu operator bisa hanya menangani satu turnamen, atau juga satu operator langsung dua (turnamen)," sambung Cheppy.
Sementara itu, terkait putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Tim Transisi juga tetap akan jalan seperti biasa. Karena dijelaskan, dalam putusan sela PTUN tersebut yang digugat adalah Surat Keputusan mengenai pembekuan PSSI, bukan mengenai SK Tim Transisi.
"Di PTUN yang digugat adalah SK pembekuan (PSSI), bukan SK Tim Transisi. SK kami tetap bisa jalan, tidak ada yang mengatakan sela itu harus dilaksanakan, tapi hanya dimintakan untuk menunda," pungkas Cheppy.