Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan bahwa inisal BS yang melapor ke Bareskrim terkait pengaturan skor juga sama dengan inisial yang Tim Sembilan panggil selaku whistle blower pada kasus pengaturan skor.
"Yang sekarang Saya belum mendengar, tapi kalau Tim sembilan dulu kan memandatkan bahwa indikasi-indikasi pengaturan skor itu terjadi, dan itu sudah jadi fakta terbuka ketika ada sepakbola gajah. Yang masuk ke kita juga BS, tapi kita belum tahu BS ini siapa. Dulu ada AS, BF, karena kita urai dari belakang, siapa yang berhak melanjutkan ini, ya pihak kepolisian," ungkap Imam Nahrawi saat menyambut kedatangan kontingen Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
Selain itu, Imam Nahrawi juga mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat laporan terkait pengaturan skor di laga Indonesia vs Thailand dan Vietnam. Dirinya juga baru mengetahui perihal pengaturan skor tersebut dari media massa.
"Saya belum menerima itu (laporan), saya juga baru membaca di media, dan belum membaca secara detail. Kita apresiasi timnas kita yang bekerja keras di Singapura, mereka sudah membuktikan yang terbaik."
"Tetapi kalau toh terjadi pengaturan skor dan sebagainya. Itu urusan aparat hukum seperti yang terjadi di negara-negara lain, silahkan aparat hukum yang mendalami," pungkasnya