"Menpora harus mengambil langkah tegas, salah satunya memberikan jaminan pribadi maupun kepada keluarga, terkait orang yang membongkar adanya pengaturan skor tersebut," jelas pria yang sering disapa Rudy ini, kepada INDOSPORT, Kamis (18/6) siang.
"Saya rasa tak ada masalah, Menpora harus berani menjamin itu semua,” sambung Rudy, yang saat ini juga menjabat Wali Kota Solo.
(Baca Juga: Terima Laporan Pengaturan Skor, PSSI Cuek)
Rudy, yang juga menjadi bagian dari Tim Transisi, yakin jika Menpora bisa memberikan jaminan, semua pihak akan berbicara dan memberikan sanksi terkait masalah ini.
Bukan tak mungkin, pelatih-pelatih maupun manajemen klub yang pernah ditawari akan mengatakanya. Bahkan, bisa saja para saksi ini menunjukan pertama kali siapa yang memberikan tawaran tersebut.
"Dengan adanya ini, pengamat bola, suporter dan pihak lainya membuka mata hatinya. Siapa oknum yangt tidak benar dalam keterlibatan hal ini. Sudah saatnya semua tahu," tegas Rudy yang juga mantan anggota Komite Normalisasi (KN) PSSI.
(Baca Juga: 3 Pernyataan Tokoh Terkait Mafia Sepakbola)
Sebelumnya mantan pelatih Persidafon Jayapura dan Persegres Gresik, Agus Yuwono, dan mantan pelatih Persipur Purwodadi, Gunawan, mengungkapkan tahu bagaimana suatu pertandingan telah diatur skornya. Namun mereka menolak jika laga Timnas U-23 di SEA Games 2015 telah terjadi pengaturan skor.
(Baca Juga: Ini Trik-trik Pengaturan Skor Pertandingan)
Wajib Baca
4 Pemain Muda Manchester United Terancam Didepak Musim Depan
7 Fakta Unik Calon Pemilik Arsenal, Orang Terkaya Afrika
6 Olahragawan Tajir yang Telah Bangkrut
5 Pemain Rebutan Manchester United dan Liverpool Musim Panas Ini
3 Pernyataan Tokoh Terkait Mafia Sepakbola