Perihal ini disampaikan Cheppy T Wartono selaku Pokja komunikasi, dirinya mengatakan telah menyiapkan konsep khusus untuk perangkat pertandingan nanti. Salahsatunya termasuk langkah strategis jika di tengah turnamen terindikasi pengaturan skor.
“Bukan lagi masalah klub atau anggaran, kami lebih pada menyiapkan konsep supaya perangkat pertandingan dan peserta piala kemerdekaan nanti tidak ada aroma pengaturan skor. Termasuk pembentukan panitia nasional yang nantinya akan mengawasi operator, jadi panitia nasional nanti yang berasal dari unsur aparat militer dan intelijen akan mengawasi kerja operator,” jelas Cheppy saat ditemui di Jakarta.
Selain lulus verifikasi BOPI, Ia juga memberikan arahan, jika nantinya klub yang sudah diberikan undangan untuk mengikuti turnamen piala kemerdekaan tersebut, agar terikat dengan nota kesepakatan pakta Intergritas. Bukan tanpa alasana, langkah ini sebagai antisipasi hukuman di tengah turnamen.
“Kami sudah menyiapkan peraturan tambahan di samping yang sudah ada, di antaranya nota kesepahaman tentang fakta integritas yang nantinya mengikat klub. Jadi kalau nantinya di sanksi di tengah turnamen karena berbuat curang, mereka harus terima,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Piala kemerdekaan adalah salah satu turnamen yang digagas oleh tim Transisi dan Kemenpora sebagai bagian dimulainya kompetisi Liga Indonesia. Seyoginya turnamen in akan dihelat 24 Juli -15 Agustus, sudah ada 30 Peserta baik dari divisi utama maupun dari klub liga Indonesia yang segera mengikuti turnamen ini. Rencanya Turnamen ini akan dibagi kedalam 4 region. Zona Sumatra, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan untuk bali mewakili zona timur masih dalam pembahasan.