Tiga dari tujuh orang yang ditangkap tersebut merupakan pejabat tinggi klub Calcio Catania, yang saat ini berkompetisi di Serie B Italia. Ketiganya adalah Presiden Catania, Antonino Pulvirenti, CEO Pablo Cosentino, dan mantan direktur olahraga, Daniele Delli Carri.
Sementara empat orang lainnya merupakan agen judi dan manajer olahraga.
Dilansir dari Forza Italian Football, Presiden Pulvirenti membantah tuduhan yang ditudingkan pada dirinya. "Saya tidak terlibat dalam kejahatan ini. Saya dapat membuktikan bahwa diri saya tidak terlibat," kata pengacara Giovanni Grassi mengutip perkataan Pulvirenti.
Grassi juga menyebut bahwa Pulvirenti akan segera memutuskan kelanjutan peran dan jabatannya dengan Catania pasca kejadian ini. "Sehingga dia dapat membela diri dengan tenang dan dapat melindungi kepentingan klub," ucapnya.
Catania diduga melakukan pengaturan skor saat berhadapan dengan Varese, Trapani, Latina, Ternana and Livorno. Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan atas pertandingan-pertandingan tersebut.
Saat itu Catania memenangkan empat laga pertama di bulan April dan satu hasil imbang atas Livorno pada 2 Mei lalu. Laga Catania kontra Avellino yang dimenangkan 1-0 oleh Catania pada 19 Mei lalu juga dalam penyelidikan polisi.
Catania saat ini bermain di klub Serie B Italia, setelah tahun lalu terdegradasi dari Serie A.