Dalam sebuah pernyataan di situs resmi Leicester City, pihak manajemen klub mengatakan bahwa keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam perspektif dan menyebut bahwa hubungan kerja diantara Nigel Pearson dan dewan direksi sudah tidak layak lagi.
Baca Informasi Terkini Copa America 2015 di sini.
Karir Pearson sendiri di klub cukup membanggakan sejak dirinya kembali menangani klub untuk kedua kalinya pada bulan April tahun lalu. Leicester City berhasil mengakhiri kampanye musim 2014-15 di urutan ke-14.
Saat ditangani Pearson, The Foxes berhasil memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan terakhir mereka. Hal tersebut pun membuat mereka berhasil bertahan di Liga Primer Inggris setelah selama 140 hari klub berada di peringkat bawah klasemen.
Mantan manajer Carlisle, Southampton dan Hull City ini telah membuat penandatangan terhadap tiga pemain di musim panas ini. Disaat ia sibuk mendaftar beberapa pemain untuk direkrut, hubungan berubah menjadi buruk pada minggu ini selama diskusi atas rencana klub untuk musim baru.
Saat ini Craig Shakespeare dan Steve Walsh yang sementara akan bertanggung jawab atas tim pertama disaat klub mencari manajer baru untuk pemain mereka.
Baca Juga
Liga Indonesia | Liga Primer | Liga Champions | Bundesliga
La Liga | Serie A | Selebrita | Komunitas | Transfer Pemain