Tak tanggung-tanggung, klub berjuluk Laskar Sape Ngamok tersebut mengaku siap memboyong dua gelandang tim Singo Edan sekaligus, yakni Ahmad Bustomi dan I Gede Sukadana untuk menjadi penggawa tim asal Madura tersebut.
"Iya benar, sesuai hasil rapat kalau ada peluang kita rekrut Bustomi untuk Piala Kemerdekaan," ungkap Asisten Manajer Persepam MU, Nadi Mulyadi.
Keseriusan Laskar Sape Ngamok mendatangkan pemain yang berposisi sebagai gelandang itu dibuktikan dengan upaya pendekatan ke pemain. Bahkan, manajemen disebutkan telah mengirim utusan guna membahas proses mendatangkan Bustomi.
"Untuk Bustomi masih belum ada laporan dari tim yang kita kirim untuk menghubungi Bustomi," sambung dia.
Sayangnya langkah manajemen Persepam mendekati Bustomi tidak dibarengi dengan pendekatan ke manajemen Arema Cronus. Padahal, klub asal Malang itu merupakan pemilik sah pemain yang akrab disapa Cimot tersebut.
"Tapi kalau masih terikat kontrak, kita akan kulonuwon (permisi) ke manajemen Arema," urainya.
Sementara itu, Sukadana dibidik Persepam setelah incaran nomor satu Evan Dimas Darmono gagal direkrut. "Evan Dimas digandoli manajemen Persebaya. Jadi Sukadana alternatif kalau Evan Dimas tidak bisa," bebernya.
Menurutnya pelatih Persepam sangat kepincut dengan Bustomi dan Sukadana. Tetapi Nadi menyadari, upaya manajemen Laskar Sape Ngamok untuk mendatangkan Bustomi dan Sukadana tidak akan mudah untuk diwujudkan. "Kita dengar akan main di Piala Indonesia Satu," ujarnya.
Namun, Nadi berharap manajemen Persepam sudah mendapatkan kedua pemain Arema sebelum tanggal 24 Juli ini. "Tanggal 24 sudah harus fix pemainnya, karena akhir bulan ini kita mulai latihan," paparnya.
Selain Bustomi dan Sukadana, Nadi menambahkan, manajemen Persepam juga membidik Makan Konate (Persib Bandung) untuk Piala Kemerdekaan."Kanote kita hubungi tidak aktif nomernya, katanya dia sudah pulang ke Mali," pungkasnya.