MU mencetak dua gol lebih dulu lewat Juan Mata dan Memphis Depay, sebelum diperkecil oleh Fatai Alashe. Pada babak kedua, Van Gaal melakukan 10 pergantian pemain. The Red Devils menambah satu gol lagi di paruh kedua lewat sundulan Andreas Pereira.
Van Gaal menilai timnya bermain bagus di babak pertama saja. “Pada pemain telah melakukan apa yang saya inginkan dalam organisasi bertahan dan menciptakan banyak peluang. Ada 10 peluang dan tercipta dua gol, jadi saya puas,” kata manajer asal Belanda itu.
Akan tetapi, Van Gaal mengaku tidak puas dengan penampilan anak asuhnya di paruh kedua. Van Gaal menurunkan beberapa pemain muda seperti Jese Lingard, Tyler Blackett, Patrick McNair, James Wilson, Adnan Januzaj, dan Andreas Pereira, di paruh kedua.
“Di babak kedua, kami bermain sangat buruk, sering kehilangan bola. Satu-satunya yang bagus adalah gol Pereira. Kami tidak menciptakan banyak peluang,” ujar bekas pelatih Barcelona itu.
Secara khusus, Van Gaal mengkiritik performa lini tengah MU. Pada babak kedua, Van Gaal mengganti duet gelandang tengah, Michael Carrick dan Morgan Schneiderlin, dengan duo Ander Herrera serta Bastian Schweinsteiger. Nama terakhir jadi sorotan utama Van Gaal.
“Dia (Schweisnteiger) juga bermain buruk. Pada pertandingan pertama (melawan Club America) dia bermain sangat bagus, dan sekarang dia bermain buruk. Itu sebuah proses, karena dia baru satu pecan berlatih bersama tim,” kata manajer 63 tahun itu.
869