Pangeran Ali Bin Al Hussein mengatakan bahwa pencalonan Platini sebagai Presiden FIFA adalah sebuah hal buruk. Menurut Pangeran Ali, Platini bukan orang yang tepat untuk menggantikan Sepp Blatter pada pemilihan presiden FIFA nanti.
Pangeran Ali telah memperingatkan bahwa Platini tak akan mengubah budaya korupsi di tubuh FIFA jika ia terpilih sebagai presiden baru nanti. Sebelumnya, Pangeran Ali gagal melawan Blatter pada pemilihan Presiden FIFA Mei 2015 lalu.
Platini terpilih sebagai Komite Eksekutif FIFA pada tahun 2002 dan menjadi Presiden UEFA sejak 2007.
“Platini tidak baik untuk FIFA. Penggemar sepakbola dan para pemain layak mendapatkan yang lebih baik,” ucap Pangeran Ali seperti dilansir Goal.
“FIFA sedang dilanda skandal skandal. Kita harus berhenti melakukan bisnis seperti biasanya. Praktik seperti kesepakatan illegal di bawah meja harus berakhir,” jelasnya.
“Saya percaya bahwa suara-suara dari federasi sepakbola masing-masing harus didengar. Dalam minggu mendatang, saya akan berkonsultasi dengan mereka tentang apa yang ada dalam kepentingan terbaik sepakbola,” tambahnya.
“Yang jelas adalah bahwa FIFA membutuhkan hal baru, kepemimpinan mandiri, bersih dari praktik korupsi masa lalu,” tuntasnya.
Keputusan Blatter mundur sebagai Presiden FIFA karena tuduhan korupsi. Sebelumnya, 9 pejabat FIFA sudah lebih dulu diamankan FBI atas kasus serupa.