Tim Persis Solo tampaknya tak akan main-main dalam keikutsertaannya sebagai salah satu kontestan Piala Kemerdekaan yang bakal dimulai pada 15 Agustus mendatang. Dimana sampai saat ini tim kebangaan Wong Solo ini sudah mendangkan sejumlah pemain yang memiliki asam garam di dunia persepakbolaan tanah air.
Bagaimana tidak, sejumlah nama seperti Dimas Galih (eks Persik Kediri), M. Yasir (Persiba Bantul), dan seorang pemain yang cukup senior, yakni Khusnul Yuli (Persik Kediri).
Bahkan, ketiga pemain ini sudah mencapai kata sepakat dengan manajemen Persis. Jika dilihat, sosok Dimas Galih merupakan pemain muda bertalenta yang cuup produktif bersama tim Macan Putih beberapa musim silam. Begitu juga dengan M. Nasir, kiper plontos ini sudah pernah membela banyak klub, dari Persija Jakarta hingga Arema Malang.
Yang paling mengejutkan, yakni bergabungnya Khusnul Yuli di Kota Bengawan untuk kembali reoni bersama sang pelatih Persis Aris Budi Sulistyo.
“Dilihat, dari ketiga nama itu, sosok Khusnul Yuli yang paling mengejutkan, karena usianya sudah melebihi 35 tahun. Namun jangan salah, dia masih cukup bagus untuk bermain bola, sehingga tak heran jika dia dijuluki Badak. Tiga pemain itu sudah mencapai kata sepakat dengan Persis,” jelas Aris Budi kepada INDOSPORT.
Selain itu, ada sejumlah pemain lain yang dikabarkan sudah menjalin komunikasi dengan pelatih Persis, kedua pemain tersebut merupakan pemain Timnas Indonesia, yakni Teguh Amirudin dan Saiful Indra Cahya.
“Sebenarnya kedua pemain ini ingin bergabung bersama kami, namun mereka masih pikir-pikir,” katanya.