Mourinho langsung melayangkan kritikan itu kepada pihak FA. Eks pelatih Real Madrid ini menyebut stadion kebanggaan masyarakat Inggris itu sebagai bencana.
Pria Portugal itu tampak tak senang dengan kontur permukaan yang dinilai sangat buruk sehingga aliran bola menjadi lambat.
"Lapangan adalah bencana. Lapangan sangat buruk dan sangat lambat,”tuturnya.
Meski demikian Mourinho sadar bahwa situasi tersebut sama bagi kedua tim sehingga tak bisa dijadikan alasan kekalahan timnya.

“Cuaca juga tidak membantu. Itu sama untuk kedua tim. Jangan menganggapnya sebagai alasan,"lanjutnya.
Pihak FA pun menerima kritikan Mourinho dan berjanji akan meningkatkan kualitas lapangan tersebut.
"Kami menghargai umpan balik itu dan akan terus meningkatkan kualitas lapangan,” ungkap seorang juru bicara FA.

Juru bicara tersebut mengaku bahwa lapangan tersebut kurang matang untuk menggelar kompetisi sepakbola karena sebelumnya dipakai juga sebagai arena konser.
“Dalam hal ini lapangan kurang matang sebagaimana yang diharapkan untuk sepakbola, mengingat ada musim konser di musim panas dan kalender sepakbola yang dimulai lebih awal,” lanjut pihak FA.
