"PSSI akan segera melakukan komunikasi secara intensif kepada Polri, dan menjelaskan duduk hukum dan persoalannya. Selain itu juga menjelaskan dan meminta kepolisian bahwa semua kegiatan PSSI adalah legal," terang Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Pandjaitan saat mendampingi La Nyalla Mattalitti.
Hinca menambahkan, setelah hasil Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada 14 Juli lalu yang memenangkan gugatan PSSI terhadap SK Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), ia meminta agar semua pihak mematuhi hukum dan memahami putusan PTUN tersebut.
"Setelah putusan PTUN (memenangkan PSSI), semua pihak harusnya memahami hukum, ada sistem hukum yang harus dihormati," terangnya lagi.
Sebelumnya, rekomendasi ijin keramaian Kepolisian diperoleh penyelenggara dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), yang dalam hal ini merupakan perpanjangan tangan pemerintah. Namun, terkait hal ini Hinca mengatakan, "Kami hanya akan menjelaskan kepada Kepolisian. Karena ijin keramaian yang mengeluarkan pihak kepolisian, kita akan menjelaskan duduk perkaranya."
Saat ini PSSI tengah menunggu SK Komite Olahraga Nasional Indonesia untuk melakukan pelantikan kepengurusan PSSI yang baru.
"Posisi terakhir, SK KONI sudah ditandatangani oleh ketua KONI (Tono Suratman). Sekarang tinggal cari waktu KONI yang tepat, PSSI (tinggal) menyesuaikan,"tuturnya.