Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengambil keputusan untuk menindaklanjuti semua temuan dan dugaan dari masyarakat tentang para pelaku match fixing dan perilaku buruk lainnya di Sepakbola Indonesia.
"Kita akan memanggil 4 pemain PSS Sleman, Agus Yuwono (mantan pelatih persegres) dan Gunawan (mantan pelatih persipur purwodadi) pada tgl 10 agustus 2015. Setelah itu kita juga akan memanggil Jimmy Napitupulu, Bambang Suryo dan Febry (kapten tim Persewangi) pada tanggal 13 Agustus 2015," jelas juru bicara Komdis PSSI, Albinus Lauren di kantor PSSI, Senayan, Jakarta.
Pemanggilan ini merupakan tindaklanjut PSSI dalam membersihkan Sepakbola Indonesia dari segala hal yang berkaitan dengan pengaturan skor dalam sebuah kompetisi sepakbola di tanah air, baik itu di ranah Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, ataupun di ranah kompetisi lainnya.
Sebelumnya, masalah ini muncul kepermukaan publik dari pengakuan Bambang Suryo yang menyebarkan percakapan telefon antara dirinya dengan bandar judi asal negeri Jiran, Malaysia di pertengahan bulan Juni lalu, dimana keduanya membicarakan perihal pertandingan antara timnas U-23 Indonesia versus Thailand, dan kemudian dilanjut saat melawan Vietnam pada ajang SEA Games 2015 di Singapura lalu.
Selain itu, Bambang Suryo alias BS ini juga sudah melaporkan bahwa adanya dugaan pengaturan pertandingan di Liga Indonesia dengan menyertakan barang bukti berupa daftar pertandingan yang sudah diatur kepada Bareskrim Polri.