"Kami para pemain siap membawa anak dan istri menggelar aksi demo. Kita juga ajak pelatih untuk membawa anak cucunya. Ini merupakan bentuk keinginan dan harapan kami terhadap sepakbola Indonesia agar segera bergulir sesuai dengan aturan yang ada," tandas Firman.
Firman berharap Menpora bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan. Menurutnya kompetisi seharusnya dijalankan terlebih dahulu. Jika memang nanti terdapat kesalahan yang dilakukan PSSI dalam menggelar kompetisi, dia ingin Menpora untuk mengambil tindakan tegas.
"Harapan kami adalah jalankan saja dulu kompetisi agar roda sepakbola bisa terus bergulir dan kalau memang ada kekeliruan dalam PSSI maka segera lakukan tindakan dan selesaikan. APPI sudah melakukan pembicaraan dengan Kemenpora, begitu pula PSSI," lanjutnya.
Situasi sepakbola Indonesia yang tidak jelas membuat banyak pemain galau dan gelisah. Banyak pemain yang khawatir dengan rencana PSSI dan PT Liga Indonesia menggelar kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) lantaran belum adanya izin dari Menpora.
Terlebih lagi Kemenpora telah mengirimkan surat kepada pihak Kepolisian yang berisi permohonan agar tak memberikan izin ISL karena proses hukum di PTUN atas kasus PSSI dan Kemenpora masih berlanjut.
Sebagaimana diketahui hingga kini kompetisi sepakbola di Indonesia belum juga bergulir karena pembekuan PSSI. PSSI dibekukan Kemenpora melalui SK 01307 yang akhirnya membuat FIFA memberi sanksi kepada sepakbola Indonesia.
2K
Besok, Pelaku Sepakbola Bakal Demo Menpora
© INDOSPORT/ Ratno Prasetyo
Firman Utina.