Mengenal Lebih Dalam Sosok Bidadari Milik Chelsea

Selasa, 11 Agustus 2015 06:20 WIB
Editor: Yohanes Ishak
 Copyright:

Eva Carneiro merupakan dokter sekaligus Asisten Direktur Tim Medis di Chelsea. Namanya sempat mencuat ketika ia masuk dalam staff Chelsea musim 2010/11 dan membuatnya sebagai dokter wanita pertama di Liga Primer Inggris.

Dirinya sempat mendapat sorotan, karena tak lain dirinya yang berjenis kelamin wanita. Biasanya, tim dokter atau tim medis yang menghampiri pemain yang sedang cedera adalah seorang pria, tentu hal ini membuatnya sempat menjadi perbincangan.

Seiring berjalannya waktu, para penggemar sepakbola dunia khususnya tanah Inggris sudah mengetahui sosoknya tersebut. Namun, pada akhir pekan kemarin, namanya kembali meledak di sejumlah media dunia, karena dirinya mendapat kritikan dari pelatih Chelsea, Jose Mourinho.

Kritikan tersebut dilayangkan dari Mourinho yang saat itu merasa timnya sedang kekurangan jumlah pemain, karena kartu merah yang didapatkan Thibaut Courtois saat melawan Swansea.

Menjelang akhir pertandingan, Eva terlihat berlari ke arah Eden Hazard yang sedang kesakitan dan membawanya ke pinggir lapangan.

Praktis, membuat skuad Chelsea menjadi bermain dengan 9 pemain disaat timnya membutuhkan kemenangan. Hal itulah yang membuat Mourinho kesal dengan tindakan tim medisnya tersebut dan pelatih asal Portugal ini pun menyatakan Eva sebagai sosok “Naif”.

Dari sinilah nama Eva Carneiro mulai kembali muncul ke permukaan. Meski telah mendapatkan kritikan dari Mou, sejumlah pembelaan pun datang untuk wanita asal Gibraltar tersebut.

Lalu seperti apakah kisah perjalanan masa lalu Eva Carneiro tersebut? Simak ulasannya dibawah ini.

Dilansir dari Mirror dan sejumlah sumber lainnya, Eva merupakan lulusan dari Australasian College of Sports jurusan kedokteran di Melbourne, Australia dan menyelesaikan MSc nya di Sport dan Exercise di Queen Mary University of London, Inggris.

Pertama kali ia menyukai sepakbola, yaitu saat Piala Dunia tahun 1998, dimana saat itu ia sedang membicarakan timnas Meksiko dan Brasil dengan seorang temannya.

Wanita berusia 41 tahun ini menyelesaikan tesisnya di West Ham United, setelah itu ia dipekerjakan oleh departemen Kesehatan Masyarakat di Islington Primary Care Trust.

Sebelumnya ia juga telah diangkat ke program pelatihan Olahraga Inggris dan Kedokteran Spesialis untuk Olimpiade Medical Institute yang dipersiapkan untuk atlet Inggris di Olimpiade 2008, tidak hanya itu, Eva juga pernah bekerja sama dengan tim Sepakbola Wanita Inggris.

Barulah pada tahun 2009, dirinya mulai bekerja untuk Chelsea. Hanya membutuhkan waktu 2 tahun, ia diangkat ke tim utama untuk pertama kalinya oleh pelatih Chelsea saat itu Andre Villas-Boas.

Namun, di awal karirnya bersama The Blues, ia justru mendapat tindakan yang tidak menyenangkan. Dimana beberapa fans Manchester City, Manchester United, dan Arsenal mengeluarkan kata-kata serta nyanyian yang tidak pantas, mengingat Eva Carneiro adalah seorang wanita.

Hal ini membuat petinggi sepakbola di Inggris, yakni FA turun tangan dan memberikan sebuah peringatan.

Meski mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan, Eva tidak memperdulikan kata-kata tersebut dan tetap fokus dengan pekerjaannya. Terbukti sejak era Villas-Boas, Roberto Di Matteo, Rafel Benitez, hingga saat ini Jose Mourinho, dirinya tetap dipercaya menjadi dokter tim sebesar Chelsea.

Tidak dapat dipungkiri juga pada tahun 2012 lalu, ia merupakan salah satu tokoh penting dalam mejaga stamina Chelsea sehingga klub tersebut berhasil meraih gelar Liga Champions serta Liga Europa di tahun berikutnya.

Berikut adalah data singkat dari Eva Carneiro

Nama Lengkap: Dr. Eva Carneiro

Tanggal Lahir: 15 September 1973 (41)

Asal: Gibraltar, Inggris.

Pekerjaan: Tim Dokter dan Asisten Direktur Medis Chelsea

308