Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70

Persib Bandung Berbalut Syal Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2015 17:59 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor:
© Ginanjar/INDOSPORT
Skuad Persib Bandung menggunakan ikat kepala merah putih untuk meramaikan kemerdekaan RI ke 70. Copyright: © Ginanjar/INDOSPORT
Skuad Persib Bandung menggunakan ikat kepala merah putih untuk meramaikan kemerdekaan RI ke 70.

Seperti diketahui, tepat hari ini Republik Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-70. Dan untuk merayakan hari kemerdekaan ini hampir seluruh penggawa Persib termasuk pelatih hingga ofisial menggunakan tali merah putih di kepalanya. Bahkan Ilija Spasojevic yang berkewarganegaraan Montenegro juga menggunakannya.

Pelatih Djadjang Nurdjaman mengatakan ikat kepala yang dilakukan, selain untuk memperingati HUT RI ke-70 namun juga hal itu bisa lebih mempererat kebersamaan yang selama ini‎ sudah terjalin.

"Saya juga tidak tahu idenya siapa menggunakan ikat kepala merah putih. Yang pasti ini kebersamaan saja," ujar pelatih yang akrab disapa Djanur.

Di HUT RI ke-70 ini Djanur mengaku tidak banyak melakukan kegiatan. Salah satu alasannya adalah usia yang sudah tidak lagi muda. Beda halnya saat dirinya masih aktif sebagai karyawan di sebuah perusahaan.

"Ah paling sekarang mah nonton saja. Dan serunya memang selalu ada dari tahun ke tahun. Waktu masih kerja kantoran (PLN) ya suka ikutlah. Dari mulai lomba bakiak, balap karung, tarik tambang sampai marathon. Tapi yang paling suka yang balap karung karena masih ada larinya," candanya.

Meski begitu, ‎Djanur tidak pernah sekalipun berhasrat untuk memenangkan setiap perlombaan yang diikutinya. Sebab, keikutsertaannya hanya sekadar turut memeriahkan saja. "Intinya hiburan saja," katanya.‎

Hal senada diungkapkan, gelandang Persib, Hariono. Pemilik nomor punggung 24 ini tak bisa melupakan kenangan manisnya di masa kecil. Hariono mengaku cukup aktif mengikuti lomba-lomba yang diadakan di sekolah maupun di lingkungan rumahnya. Bahkan tak jarang, hadiah selalu didapatkan saat memenangkan perlombaan.

"Hampir semua perlombaan saya ikuti. Pernah menang, tapi kalah juga sering," kata Hariono.

Namun di perayaan kali ini, Hariono berharap kemerahan ini menjadi awal kebangkitan persepakbolaan tanah air.

"Harapannya bagi saya tentu Indonesia lebih baik lagi, dan dapat kembali bermain di lapangan. Semoga 70 tahun menjadi awal yang lebih baik," tutup Hariono.

29