Setelah pada sebelumnya, Selasa 18 Agustus kemarin Mahaka belum mendapatkan surat rekomendasi dari BOPI karena masih ada beberapa berkas yang belum lengkap. Hari ini Mahaka berhasil mendapatkan rekomendasi BOPI karena telah melengkapi berkas-berkas yang diminta.
“Pertemuan tadi sangat kekeluargaan, kita datang disambut dengan baik dan ujian dari BOPI dapat kita lalui dengan baik. Buat saya, untuk mendapatkan rekomendasi ini memang di uji oleh BOPI, tapi tujuannya saya lihat untuk kebaikan sepakbola Indonesia kedepan.”
“Yang kita tahu itu-kan BOPI nyusahin kita, tahunya mereka mengharapkan ini untuk kebaikan sepakbola Indonesia. Kita juga sudah mendapatkan rekomendasi BOPI, dan tinggal melanjutkan ke kepolisian,” jelas CEO Mahaka, Hasani Abdul Gani di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta.
Masih menurut Hasani, sebenarnya apa yang diharapkan BOPI itu adalah untuk kelayakan para pemain, dan karena BOPI juga memprotek para pemain untuk mendapatkan haknya (gaji).
“Saya tidak keberatan (ditanyai BOPI), karena saya lihat nanti akhirnya sepak bola kita akan lebih sehat jika ada yang mengawasi,” yakinnya.