Manchester United tandang ke markas Club Brugge dengan modal bagus. Tim asuhan Louis van Gaal mengantongi agregat 3-1 atas Brugge pada laga playoff leg pertama di Old Trafford. Kini, MU harus memetik hasil bagus demi lolos ke fase grup Liga Champions.
Jelang laga leg kedua kontra Brugge, van Gaal justru mengisyaratkan untuk menurunkan sejumlah pemain muda mereka. Hal itu akan dilakukan van Gaal demi memberikan jam terbang dan pengalaman bagi para pemain muda The Red Devils.
Van Gaal yakin bahwa campuran antara pemain muda dan senior seperti pengalamannya saat melatih Ajax Amsterdam dulu, bisa membangkitkan lagi prestasi MU di pentas Eropa.
“Saya pikir tim ini masih memiliki sesuatu untuk bersaing di Eropa. Saya tidak optimis, karena kesenjangan yang besar, tetapi anda harus percaya di dalamnya. Itulah mengapa saya percaya pada pendidikan pemain muda,” ucap Louis van Gaal pada konferensi pers jelang hadapi Club Brugge.
“Ketika anda melihat betapa banyaknya pemain muda yang dimiliki Manchester United dan yang bermain, kami mulai dengan Luke Shaw, kemudian Depay, Adnan Januzaj, Jesse Lingard, Paddy McNair, mereka semua bermain dalam skuad ini,” jelasnya.
“Kadang-kadang mereka harus bermain lebih banyak pertandingan. Hal ini tergantung juga apa yang terjadi pada periode transfer. Tapi kami mulai untuk membuat campuran,” ujarnya.
“Saya pikir itu selalu penting untuk membuat campuran antara pemain muda dan pemain yang lebih senior. Dan anda bisa melakukan itu juga di Brugge,” tandasnya.
Saat ditanya apakah MU bisa memenangkan Liga Champions dengan gaya Ajax yang mengkombinasi para pemain muda dan senior, Van Gaal menjawab: “Ya, saya percaya bahwa saya lebih percaya pada kombinasi pemain yang berusia dari 27 tahun hingga 34 tahun.”