Kasubag Humas Polrestabes Surabay, AKP Lily Djafar, membenarkan bahwa pihaknya sudah mendapat pemberitahuan tentang aksi dari Bonek 1927. Bahkan, lanjut AKP Lily, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Yan Fitri Halimasyah, sudah menginstruksikan untuk mengamankan aksi tersebut.
Sebanyak 800 personel dari Polrestabes Surabaya diturunkan untuk mengawal demonstrasi yang bertajuk 'Melawan Piala Presiden."
“Semua personel yang diterjunkan, akan mengawal semua titik sasaran aksi. Hingga selesai," kata AKP Lily.
Aksi kelompok suporter pendukung Persebaya 1927 ini ditujukan untuk Mahaka Sports and Entertainment selaku promotor turnamen Piala Presiden, agar tidak mengikutsertakan klub yang bermasalah dengan dualisme. Aksi damai kelompok tersebut dikabarkan akan berlangsung hingga Minggu, 30 Agustus 2015.
"Intinya, kami ingin menyampaikan kepada Pak Jokowi (Presiden RI Joko Widodo, red) bahwa kami melawan Piala Presiden," ujar Presidium Arek Bonek 1927, Andie Peci.
Massa yang terkonsentrasi di Taman Apsari akan bergerak ke kantor anak perusahaan Mahaka Grup, antara lain Resto Hanamasa, Radio Gen FM, Terunto, dan Astra International.
"Aksi ini adalah dampak dari buntunya jalan dialog yang pernah dilakukan Bonek dengan Mahaka Sports, Kemenpora (Kementrian Pemuda dan Olah raga), Tim Transisi dan BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia). Upaya kami sudah mentok, sudah waktunya kami bergerak," tegas Andie.
Rute perjalanan aksi berkumpul di Taman Apsari-Yos Sudarso-Grand City-Hanamasa. Setelah itu akan bergerak ke Auto2000 jalan A Yani melalui Dinoyo-Ngagel-Mayangkara.