Ternyata salah satu kunci sukses Sriwijaya FC menekuk PSGC 1-0 tak lepas dari sentuhan magis Pelatih Benny Dollo. Dalam partai perdana Piala Presiden melawan PSGC di Stadion Kanjuruhan Malang (01/09/15), formasi Sriwijaya FC berubah-ubah dari 4-2-3-1 dan 4-1-4-1.
Setelah mengkaji pemain yang diturunkan, sebenarnya Sriwijaya FC lebih cocok memainkan skema 4-1-4-1. Pasalnya di posisi winger ada Anis Nabar dan Titus Bonai, striker Patrich Wanggai dan gelandang serang Yu Hyun Koo dan Syakir Sulaiman, sementara Asri Akbar bermain diposisi gelandang bertahan.
Tapi selama permainan Hyun Koo tampaknya sedikit dibelakang Syakir, pemain asal Korsel ini naik turun di posisi gelandang bertahan dan menyerang sehingga cukup kental dengan posisi 4-2-3-1.
“Pemain telah bekerja dengan sangat baik, semuanya menjalankan intruksi pelatih,” kata Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan.
Koordinasi pemain antar lini sudah berjalan, pemain bertahan dan menyerang punya koneksi yang cukup baik. Meskipun memang ada bagian di mana diskomunikasi terjadi, tapi terlepas dari itu pemain sudah bermain cukup baik.
Melawan Arema akhir pekan nanti, pelatih belum tentukan skema yang akan dimainkan. Tapi beda lawan maka beda pula skema yang akan dimainkan. Pelatih Bendol pastilah telah memutar otak menemukan racikan paling cocok buat melawan tim berjuluk Singo Edan itu.