Piala Presiden 2015

Hadapi Persib, Persebaya Targetkan 1 Poin

Minggu, 6 September 2015 07:23 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Yohanes Ishak
© KURNIAWAN/INDOSPORT
 Copyright: © KURNIAWAN/INDOSPORT

Troy Medicana selaku asisten pelatih Persebaya United mengakui tidak mudah untuk mengalahkan Maung Bandung yang memiliki materi pemain bintang dan eks penggawa Timnas Indonesia.

Untuk itulah dalam pertandingan nanti, ia berharap agar para pemainnya dapat tetap tenang saat menghadapi tim tuan rumah tersebut.

Persib sendiri sedang berada peforma yang terbaiknya, dimana mereka sukses menghantam Persiba di partai perdana dengan skor telak 4-0. Mereka juga menyandang sebagai status juara bertahan Indonesia Super League (ISL) 2014 plus mendapat suntikan motivasi dengan adanya pendukung mereka sendiri.

“Saya hanya mengatakan kepada pemain, menghadapi Persib harus ekstra tenang, ekstra konsentrasi dan ekstra tenaga. Semua tim pasti menginginkan poin penuh, tapi saya realistis saja untuk menargetkan satu poin. Tapi Insya Allah kalau dikabulkan tiga poin kenapa enggak," imbuhTroy dalam Prematch di Hotel Golden Flower, Asia Afrika Bandung.

Troy juga melanjutkan jika timnya saat ini sedang beruntung karena stamina para penggawanya tidak mengalami kendala. Itu berarti, melawan Persib, tim yang berjuluk Bajul Ijo sudah siap tempur.

"Mungkin Slamet Nur Cahyo yang mengalami kendala setelah kemarin (lawan Martapura) lututnya kena benturan. Kita lihat nanti, bisa main atau tidaknya," bebernya.

Persebaya sendiri sempat mengungguli Persib Bandung 1-0 saat berduel di turnamen Segitiga Ciamis lalu. Namun, Troy menegaskan hal itu bukan jaminan kemenangan akan kembali didapatkan para penggawanya.

"Karena kita tahu, waktu di Ciamis, Persib minus 7 pemain karena dipanggil timnas senior. Kita minus 5 pemain karena tergabung timnas U-23. Dan sekarang mereka (Persib) lengkap. Mungkin hanya ada beberapa pemain yang tidak bisa main, seperti Makan Konate, M. Ridwan dan Atep yang sedang berduka. Kami juga dari Persebaya ikut berkabung dengan meninggalnya Ayahanda Atep," tutupnya.

266