Meski mencetak gol dari titik putih, pemain asal Papua ini sangat senang karena serangan demi serangan yang dilancarkan Laskar Wong Kito tak juga berhasil dikonversi menjadi gol. Seluruh tembakan yang dilepas Patrich Wanggai dkk selalu dikandaskan kiper Persela Choirul Huda.
Barulah menit ke-67, winger andalan Laskar Wong Kito Syakir Sulaiman berhasil menusuk jantung pertahanan anak asuh Didik Ludianto. Pemain bertahan harus menjatuhkannya di daerah terlarang, sehingga wasit harus menunjuk titik putih.
“Saya senang bisa mencetak gol, ini menjadi kemenangan tim,” kata Patrich Wanggai usai pertandingan.
"Gol saya cetak berkat peran semua pemain, mudah-mudahan kita bisa tampil lebih baik lagi nanti di babak delapan besar,” tandasnya.
Sementara itu Asisten Pelatih Sriwijaya Hartono Ruslan menambahkan, anak asuhnya cukup kesulitan mencetak gol. Meskipun serangan yang dilancarkan Titus Bonai dan kawan-kawan sudah berjalan dengan sangat baik.
Namun penampilan kipper Persela Lamongan Choirul Huda cukup baik melawan anak asuh Benny Dollo, sehingga beberapa sepakan yang dilepaskan berhasil digagalkan.
“Meski banyak peluang, cuma inilah sepak bola dan sekali lagi kami bersyukur,” katanya.
“Soal evaluasi, mungkin ke penyelesaian akhir,” tegasnya.