Pasalnya jika mengalami kekalahan maka tim kebanggaan masyarakat Surabaya itu dipastikan tersingkir dan tidak bisa melanjutkan ke babak Delapan Besar.
Tentu saja, lanjut Jendri tidak kata mengalah dalam menghadapi pertarungan nanti. "Mungkin besok pertandingan terakhir yang menentukan. Dari kemarin-kemarin juga teman-teman punya tekad untuk meraih kemenangan. Intinya kita akan berjuang habis-habisan sampai 2x45 menit," tegasnya.
Namun Jendri merasa tidak terlalu terbebani dengan kemenangan. Sebab dia menyadari pasukan Bajul Ijo memiliki persiapan yang cukup minim dalam menghadapi turnamen yang digagas Mahaka Sports and Entertainment tersebut.
"Masa senggang libur kita terlalu panjang setelah vakumnya kompetisi. Cuma sekitar dua minggu kita kumpul dan langsung main di Piala Presiden. Tapi dengan dua pertandingan kemarin (lawan Martapura dan Persib Bandung) akan sangat banyak manfaatnya untuk menjadikan tim ini menjadi lebih baik lagi," pungkasnya