Piala Presiden 2015

Bos Persib Peringatkan Wasit

Rabu, 16 September 2015 21:29 WIB
Editor: Irfan Fikri
© GINANJAR/INDOSPORT
 Copyright: © GINANJAR/INDOSPORT

Sebab, dari kabar yang didapat, tim Pesut Etam tersebut kerap diuntungkan wasit pertandingan apalagi jika bermain di kandangnya sendiri. Terbukti saat berlaga di Divisi Utama 2014 lalu, tim asuhan Iwan Setiawan ini dihadiahi 11 kali penalti dari 12 laga kandang yang dijalani.

"Kalau nanti ada masalah dengan wasit, saya akan teriak dan akan bicara keras. Wasit nya kan dari PSSI, jadi jangan sampai merusak keadaan. Kalau bikin masalah, nanti PSSI juga yang kena," tegas Umuh.

Namun, Umuh yakin di leg pertama nanti, wasit yang memimpin pertandingan PBFC melawan Persib akan bertindak adil. Sebab, selama mengarungi babak penyisihan grup, pemimpin pertandingan masih menjalankan tugasnya dengan baik.

"Ya, mudah-mudahan tidak ada masalah. Dan saya juga tidak khawatir lah. Nanti kalau misalnya ada masalah, yang pasti PSSI juga kena," tegasnya kembali.‎

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengatakan dalam menghadapi Pusamania Borneo FC (PBFC) di leg pertama babak 8 besar turnamen Piala Presiden 2015 yang digelar di Stadion Segiri Samarinda, sudah hampir rampung dilakukan.

Baik dari mulai taktik hingga strategi sudah dipersiapkan. Sehingga Djanur-sapaan akrabnya berharap di laga nanti pasukannya mampu menampilkan permainan terbaiknya dan meraih kemenangan.

"Persiapan hari ini hampir rampung. Artinya kita sudah mempersiapkan sedemikian rupa, dari mulai latihan taktik, strategi dan sekaligus tadi melakukan game internal. Dalam game internal ada empat pemain tambahan, dua diantaranya dari UNI. Makannya kita lakukan latihan hari ini di Jalak (Harupat Stadion)," ujar Djanur saat ditemui terpisah di Mes Persib, Ahmad Yani Bandung.

Bahkan, pelatih kelahiran Sumedang ini mengaku sudah mengantongi ke-18 pemain yang akan diboyongnya ke Samarinda.

"Besok (17/9/2015) kita tentukan. Yang jelas kita tidak akan bawa, Ridwan, Dedi (Kusnandar) dan Taufiq. Tinggal satu kiper dan pemain yang tidak akan kita bawa ditentukan besok," tegasnya.

Hanya saja, Djanur mengaku tetap tidak akan gegabah menghadapi PBFC. Apalagi saat ini ‎tim besutan Iwan Setiawan itu kedatangan pemain anyar yakni Ferinando Pahabol.

"Berarti mereka (PBFC) semakin banyak pemain sayapnya. Ada Pahabol ada‎ Terens Puhiri. Tentunya mereka punya kecepatan dan memiliki individu yang bagus. Itu menjadi antisipasi kita," katanya.

Selain mengantisipasi lini sayap, Djanur mengaku telah mengantisipasi seluruh lini PBFC termasuk open play yang kerap dilakukan Pesut Etam saat menjalani babak penyisihan‎ Grup D lalu.

Setidaknya, empat dari lima gol PBFC di Grup D lalu berhasil diciptakan melalui open play. Dan satu sisanya melalui titik penalti.

"Kita sudah antisipasi semua. Dari sisi permainan dan cara membuat gol mereka. Dan kita berharap wasit netral," pungkasnya. 

23