Roberto Baggio ialah penyerang hebat di era 90-an. Ia menjadi dua legenda hidup untuk dua klub besar Italia, Fiorentina dan Juventus.
Seperti dilansir football Italia, Baggio mengkisahkan saat masih bermain untuk Vicenza dan menderita cedera cukup parah, ia sempat kepikiran untuk mengakhiri hidupnya karena cedera tersebut,
"Saya meminta ibu saya untuk membunuh saya karena cedera lutut yang saya derita," kata Baggio.
Hal itu wajar karena Baggio saat menderita cedera lutut masih berusia 18 tahun dan baru bergabung di klub profesional pertamanya, Vicenza. Cedera lutut itu kata Baggio sempat diprediksi akan mengakhiri karir sepakbolanya,
"Para tim dokter melihat lutut saya dan menggelengkan kepala dan mengatakan tidak mungkin untuk saya bisa bermain lebih lama karena cedera tersebut. Itu membuat saya frustasi dan stress." kata Baggio.
Baggio kemudian menjelaskan terkait cedera-cedera yang pernah ia alami selanjutnya. Ia jelaskan pernah alami cedera dan harus terbang ke Prancis dan menjalani operasi. Kata Baggio operasi di Prancis itu ialah operasi terburuk yang sangat ia kenang,
"Mereka harus mengebor lubang di tibia saya untuk bisa mengikat tendon saya yang telah robek akibatnya setelah itu, saya menjadi cepat alergi," kata Baggio.
"