Stadion Camp Nou telah menjadi penghubung bagi pendukung pemerintahan yang pro dengan kemerdekaan. Bahkan saat di stadion itulah orang-orang dapat mendengar gerakan-gerakan kemerdekaan Catalan yang terus didengungkan melalui pendukung Barcelona.
Pada menit 17 dan detik ke 14 dalam masing-masing babak, para fans meneriakan kata-kata merdeka. Menit dan detik itu berkaitan dengan tahun saat Catalonia pertama kali menjadi bagian dari Spanyol.
Menurut wawancara yang dimuat dalam situs DW, pendukung Barcelona Laura dan David menjelaskan jika Chant kemerdekaan adalah tanda bagaimana penggemar Barcelona berpengaruh untuk klub mereka. Sebagaimana yang kita tahu, Barcelona memilik moto Mes Que Un Club, yang berartikan lebih dari sekedar klub. Barcelona sendiri dianggap sebagai duta untuk Catalonia diaspek sepakbola atau mungkin olahraga.
Akan tetapi, untuk saat ini klub Barcelona sedikit kendur dalam mengupayakan gerakan kemerdekaan. Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu sedikit diambang kebingungan. Pasalnya, sebagaian besar orang yang ada dijajarn Barcelona ternyata menentang kemerdekaan untuk Catalan, meskipun Bartomeu telah menandatangani pakta untuk mendukung referendum.
Namun, meski keputusan sulit harus dibuat sang presiden, para pendukung El Barca tetapi ingin mendengar keberpihakan Bartomeu tentang masalah Catalan. Sebab, 1,4 juta pendukung Barcelona merupakan bagian dari pro kemerdekaan. Maka, dengan kejelasan Bartomeu, klub akan tetapi menjadi penghubung bagi gerakan kemerdekaan.
Selain itu juga, wawancara yang dimuat situs DW juga mencari tahu apakah berkurangnya pemain asli Catalan sebagai langkah penolakan terhadap kemerdekaan. Namun, kedua pendukung itu membantah. Mereka beranggapan jika Barcelona hanya melakukan apa yang harus dilakukan.