Di antara pemain Arema Cronus yang melaksanakan ibadah kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah ini adalah Hendro Siswanto (gelandang) dan Gilang Ginarsa (bek sayap). Keduanya berkurban kambing.
Gilang Ginarsa mengaku, moment Hari Raya Idul Adha memberikan banyak hikmah bagi hidupnya di tengah masa sulit seperti ini. Seperti diketahui, kompetisi Indonesian Super League (ISL) terhenti tanpa ada kejelasan kapan akan kembali bergulir.
"Alhamdulillah bisa kurban walaupun enggak sebesar tahun-tahun biasanya karena kompetisi lagi berhenti. Alhamdulillah kurban mbek (kambing)," ucap Gilang.
Keinginannya untuk selalu berbagi dengan sesama tetap kterpenuhi di Hari Raya Idul Adha kali ini. "Tetep diusahain supaya bisa kurban soalnya itu walaupun sunnah tapi sunnah yang sangat dianjurkan," tuturnya.
Gilang pun mengaku, mendapatkan kemudahan dalam mewujudkan niatnya berbagi dengan sesama umat Muslim. "Jadi diusahain cari supaya bisa berkurban. Alhamdulillah kalau memang niat kita baik dan ikhlas Allah kasih rejeki dari mana saja yang gak kita duga," tambahnya.
Hal senada pun disampaikan Hendro Siswanto. "Alhamdulillah masih ada sedikit rejeki buat kurban," ungkap dia.
Menurut Hedro, Idul Adha memberikan banyak pelajaran khususnya menyangkut kebiasaan berkorban dan kepedulian sosial. "Kita bisa berbagi dengan sesama," tandasnya.
Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo pun menyempatkan diri berkurban satu ekor kambing. "Alhamdulillah saya sendiri kebetulan berkurban satu ekor kambing yang saya beli dari uang bonus dari manajemen kemarin," ucap dia.