Seperti yang diketahui dalam pertandingan antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang terjadi adanya pengaturan pertandingan. Berdasarkan pemeriksaan mendalam yang dilakukan Komite Disiplin PSSI (Komdis) terhadap semua pihak yang terkait, Ahmad jelaskan tidak akan melakukan pemutihan.
"Saya memahami tekanan yang dialami oleh PSIS. Untuk hal ini tidak akan ada pemutihan karena Suparjiono-lah orang yang bertanggung jawab," jelas Ahmad kepada rekan media termasuk INDOSPORT.
Dalam sidang terakhir mengenai pengakuan baru empat pemain PSS Sleman yang terlibat dalam kasus sepakbola gajah melawan PSIS Semarang, kasus ini bukan match fixing melainkan match setting . Untuk kasus ini, Ahmad menjelaskan bahwa penanganannya sudah hampir selesai.
"Untuk penyelesaian kasus ini, hingga saat ini sudah 80% dalam penyelesaian," lanjutnya.
Menurut Ahmad semua kasus yang sengaja di blow up ini dengan pemberian keterangan yang berbeda dari setiap pihak adalah corong untuk mencari negatif PSSI.