Tim "Singo Edan" tidak akan diperkuat oleh Juan Revi, dan Ferry Aman Saragih (gelandang), serta Samsul Arif (striker). Ketiganya absen karena mengoleksi dua kartu kuning di dua pertandingan sebelumnya.
Namun, kehilangan yang paling dirasakan mengurangi kekuatan tim Singo Edan adalah absennya Samsul Arif Munif. "Tentu tanpa Samsul ada pengaruh pada permainan tim," ungkap pelatih Arema Cronus, Joko Susilo.
Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini pun, terpaksa memutar otak untuk mencari pengganti Samsul Arif, sekaligus tandem Cristian 'El Loco' Gonzales di lini depan Singo Edan. Ia menyebut, ada empat pemain yang bisa jadi alternatif. Mereka adalah Sunarto, Arif Suyono, Dendy Santoso, dan Morimakan Koita.
"Harus ada solusi, harus ada yang menggantikan peran Samsul. Sunarto, Keceng (panggilan akrab Arif Suyono), Dendy sama Koita. Mereka bisa bermain di posisi Samsul. Mereka pasti mampu mem-back up kekosongan. Yang jelas, kami harus percaya kepada mereka," pungkasnya.
Senada, tandem Samsul di lini depan Arema Cronus, Cristian Gonzales. Menurutnya, peran Samsul selama di Piala Presiden cukup vital. "Ya, dia sangat penting buat kami," tuturnya.
El Loco pun harus beradaptasi dengan tandem barunya nanti. Pasalnya, selama ini, pemain naturalisasi dari Uruguay itu sudah nyaman berduet dengan Samsul di barisan depan Arema Cronus. "Kami coba atur lagi dalam latihan melihat formasi seperti apa yang dipakai pelatih jika tanpa Samsul. Yang jelas pemain lain juga penting," jelasnya.
Meski tanpa Samsul, El Loco menyatakan tengah dalam motivasi berlipat pascs mencetak hatrick ke gawang Bali United Pusam (BUP) di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali. "Tiga gol kemarin berkat support teman, doa keluarga, dan restu Tuhan," tandasnya.